Selasa , 22 August 2017, 14:17 WIB

OBI Bangun Karakter 80 Ribu Peserta Didik

Rep: Rakhmat Hadi Sucipto / Red: Hiru Muhammad
Pusat pendidikan luar ruang Outward Bound Indonesia (OBI) yang berada di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Ahad (20/8). Sejak 1990, OBI telah membantu menanamkan pendidikan karakter bagi 80 ribu peserta.
Pusat pendidikan luar ruang Outward Bound Indonesia (OBI) yang berada di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Ahad (20/8). Sejak 1990, OBI telah membantu menanamkan pendidikan karakter bagi 80 ribu peserta.

REPUBLIKA.CO.ID,  PURWAKARTA –- Pionir pendidikan luar ruang Outward Bound Indonesia (OBI) telah membantu menanamkan pendidikan karakter bagi 80 ribu orang di seluruh Indonesia sejak 1990 lalu. 

“Pendidikan luar ruang ini berdasarkan riset terbukti mampu meningkatkan kualitas seseorang,” jelas Executive Director Outward Bound Indonesia (OBI), Wendy Kusumowidagdo, saat acara “Wisuda Ekspedisi Bhinneka Tunggal Ika Bagi Tunas Bangsa” di OBI Campus, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Ahad (20/8).

Berdasarkan survei kualitatif, jelas Wendy, para peserta yang lulus dari pendidikan di OBI mampu meningkatkan kinerja mereka. “Self-awareness, leadership, dan kualitas team work mereka meningkat secara signifikan,” kata Wendy. Menurut riset yang sudah dilakukan di Australia, kata Wendy, pendidikan luar ruang yang fokus pada pembangunan karakter mampu meningkatkan kualitas seseorang dalam waktu yang lama. “Dampak program pendidikan ini berdasarkan riset di Australia mampu bertahan sampai 14 bulan. Jadi, bisa lebih dari setahun,” ungkap Wendy.

Wendy menuturkan, pendidikan karakter ini sangat tepat bagi generasi muda atau kelompok usia 12 tahun sampai 18 tahun. Bahkan, kegiatan luar ruang yang mendasarkan pada pendidikan dan bukan sekadar aktivitas ini sangat efektif meningkatkan kualitas mental dan karakter bagi para karyawan dan profesional. “Hampir seluruh BUMN yang ada di Indonesia ini pernah memercayakan OBI sebagai pendidik dan sekaligus trainer bagi mereka,” katanya.

Wakil Bupati Purwakarta Dadan Koswara sangat senang dengan kehadiran OBI di wilayah Purwakarta. Menurut Dadan, program dan seluruh kegiatan yang dilaksanakan oleh OBI sejalan dengan program dari Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta. Bahkan, demi menyukseskan pendidikan berkarakter, Bupati Purwakarta sampai-sampai mengeluarkan peraturan khusus. “Bupati sudah mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 69 Tahun 2015 tentang Pendidikan Berkarakter,” ungkap Dadan kepada Republika.

Ada beberapa pertimbangan sehingga Pemda Purwakarta harus mengeluarkan Perbup tersebut. Pertama, pendidikan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk karakter peserta didik serta peradaban yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Kedua, untuk mencapai tujuan tersebut, setiap peserta didik selain harus memiliki kemampuan akademik juga harus memiliki keterampilan kecakapan hidup yang harus menjadi bagian integral dari sistem pendidikan di Kabupaten Purwakarta. “Jadi kehadiran OBI di Purwakarta ini sangat membantu program Pemda Purwakarta. Ibaratnya, Pemda Purwakarta ketemu saudaralah dengan OBI,” ujar Dadan.

Djoko Kusumowidagdo, pendiri OBI sekaligus Chief Executive Officer OBI, menyatakan OBI Eco Campus menjadi kampus pengembangan karakter yang ramah lingkungan pertama di Indonesia. Kampus hijau tersebut berfungsi sebagai fasilitas pendidikan karakter bagi individu dan organisasi dengan menyediakan kursus pengembangan karakter outward bound yang fokus dengan program ramah lingkungan. “OBI berpegang pada prinsip terus memberikan pelatihan menggunakan experiential learning melalui challenge and adventure untuk mengembangkan kekuatan pribadi, kepemimpinan, serta sinergi tim,” jelas Djoko.