Selasa , 01 August 2017, 17:27 WIB

Kemendikbud Duga Ada yang Sisipkan Lirik Tepuk Anak Saleh

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Qommarria Rostanti
Republika/Tahta Aidilla
Siswa sekolah PAUD.
Siswa sekolah PAUD.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ella Yulaelawati, mengaku tak tahu menahu soal Tepuk Anak Shaleh yang diakhiri lirik Islam Yes, Kafir No. Di PAUD, Ella mengedepankan bahasa ibu, sehingga menurutnya tidak mungkin ada kalimat seperti itu.

"Saya tidak tahu. Semua yang kami cek di PAUD bilang tidak ada kalimat terakhir sepert itu, mungkin itu sisipan dari luar PAUD," kata Ella ketika dihubungi Republika.co.id, Selasa (1/8).

Dia juga mengira, banyak inisiatif dari masyarakat yang maksudnya baik tetapi cara penyampaiannya perlu diperpaiki. Menurut Ella, banyak inisiatif dari masyarakat soal hal-hal seperti itu. "Yang jelas, di PAUD banyak inisiatif masyarakat karena 196 ribu PAUD itu punya masyarakat dan yang negeri sedikit," kata dia.

Ella mengatakan, kebijakan di PAUD mengedepankan penggunaan bahasa ibu. Melihat kalimat Islam Yes, Kafir No itu, Ella merasa itu bukan produk yang berasal dari PAUD Kemendikbud.