Jumat , 19 May 2017, 17:09 WIB

Hampir 4.000 Siswa Madrasah Daftar Seleksi S-1 Timur Tengah

Red: Agus Yulianto
Beasiswa (ilustrasi)
Beasiswa (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seleksi beasiswa kuliah S-1 di Timur Tengah banjir peminat. Direktorat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag mencatat, sampai hari ini, sudah 3.961 siswa Madrasah Aliyah (MA) dan santri pesantren yang telah mendaftar.

Mesir menjadi destinasi favorit. Tercatat 3.034 siswa memilih untuk mendaftar kuliah di Mesir. Sedangkan 258 siswa di Sudan, 523 siswa ambil pilihan di Maroko, dan 146 santri mendaftar di Libanon. Pendaftaran yang dilakukan secara online melalui www.diktis.kemenag.go.id ini dibuka sejak 15 Mei hingga 23 Mei mendatang.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Nizar Ali mengatakan, seleksi beasiswa ini menjadi upaya Kemenag menyaring lulusan MA dan pondok pesantren yang potensial, memiliki bakat dan minat yang kuat dalam pengembagan pendidikan Islam dan pendidikan Bahasa Arab.

Tujuan kedua adalah mempersiapkan generasi terbaik dalam bidang ilmu ke-Islaman dan bahasa Arab guna mencerdaskan calon ilmuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ujian seleksi akan dilakukan pada 25 Mei 2017. "Ada dua materi ujian, yaitu: tes tertulis dan tes lisan yang semuanya menggunakan Bahasa Arab," ujar Nizar di Jakarta, Jumat (19/5).

Materi ujian tulis meliputi: Bahasa Arab (pemahaman teks, tata bahasa, dan insya) serta Pengetahuan Agama Islam. Sedang materi ujian lisan meliputi: Bahasa Arab (percakapan, terjemah, dan pemahaman teks) serta hafalan/bacaan Alquran minimal 2 juz.

Ujian akan dilaksanakan di 11 UIN dan Ponpes Modern Darussalam Gontor. Kesebelas UIN tersebut adalah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Alauddin Makassar, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Pekanbaru Riau, UIN Sumatera Utara Medan, UIN Ar Raniri Aceh, UIN Antasari Banjarmasin, UIN Sunan Ampel Surabaya, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Hasil seleksi akan diumumkan oleh Kementerian Agama pada 6 Juni 2017 melalui website www.diktis.kemenag.go.id.

Sumber : kemenag.go.id