Rabu , 15 February 2017, 11:43 WIB

SMAN 13 Depok Launching Ekskul Tata Boga dan Elektro

Rep: Rusdy Nurdiansyah/ Red: Agus Yulianto
dok.Istimewa
SMAN 13 Depok menggelar launching ekstrakurikuler bertajuk Life Skill Tata Boga dan Elektro di salah satu ruang sekolah, Selasa (14/2).
SMAN 13 Depok menggelar launching ekstrakurikuler bertajuk Life Skill Tata Boga dan Elektro di salah satu ruang sekolah, Selasa (14/2).

REPUBLIKA.CO.ID,  DEPOK -- SMAN 13 Depok me-launching ekstrakurikuler bertajuk "Life Skill Tata Boga dan Elektro" di salah satu ruang sekolah. Kedua ekskul ini diberikan untuk bekal siswa ketika masuk ke dunia kerja.

"Dari dua ekskul ini, kita mengembangkan bakat siswa dengan ilmu tata boga atau keahlian memasak dan elektro. Nah dengan kegiatan ini nanti akan ada sertifikatnya," ujar Humas SMAN 13 Depok, Eko Suprajitno, kemarin.

Eko menilai, kegiatan ini bisa berguna bagi siswa kelak. "Bila SMK ada kejuruan atau keahlian yang diajarkan, maka SMA pun juga harus begitu," katanya.

Guru Bimbingan Konseling dan pembina ekskul tata boga di SMAN 13 Depok, Riska Suci mengatakan, sekarang ini bukan hanya soft skill yang dibutuhkan siswa, tapi juga hard skill. "Ya saya berharap adanya kegiatan dan ilmu baru ini buat anak-anak bisa berguna kelak di dunia kerja," harapnya.

Pembina tata boga Erik, dalam acara launching tersebut mengajak anak-anak binaannya untuk mempraktikan langsung apa yang pernah dilatihnya yakni membuat appetizer, main course hingga dessert. "Kami akan membuat salad sebagai appetizer dan fried chicken saus thailand sebagai main course," ujar pria berpakaian ala chef tersebut.

Erik yang juga Pembina Chef Hotel Ibis itu mengaku, menggunakan rangkaian resep dari thailand karena pembuatannya mudah dan bahannya mudah dicari.

Ravena, salah satu murid kelas 10, mengaku antusias dengan adanya ekskul tata boga karena memang pada dasarnya suka masak. "Aku kan perempuan yang kelak jadi ibu, jadi aku belajar masak buat keluarga kelak," ucapnya.

Berbeda lagi dengan ekskul elektro yang dibina oleh Tri Atmaji. Ia mengatakan, ekskul elektro ini mengajari siswa untuk menggunakan alat kerja seperti obeng, tang dan komponen elektronik lainnya sehingga mampu menciptakan inovasi baru di bidang elektronik dan teknologi.

Berita Terkait