Rabu , 15 February 2017, 06:05 WIB

40 SMA/SMK di Sumsel Siap Terapkan Full Day School

Rep: Maspril Aries/ Red: Dwi Murdaningsih
Republika/Mahmud Muhyidin
Sejumlah siswa dan siswi SD melakukan cuci tangan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangah Sedunia 2016 di Halaman Sekolah SD Negeri Karang Pawulang, Jl Karawitan, Kota Bandung, kamis (27/10).
Sejumlah siswa dan siswi SD melakukan cuci tangan dalam rangka memperingati Hari Cuci Tangah Sedunia 2016 di Halaman Sekolah SD Negeri Karang Pawulang, Jl Karawitan, Kota Bandung, kamis (27/10).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi menerapkan sistem pendidikan karakter atau full day school yang mendapat dukungan Presiden Joko Widodo siap diterapkan di Sumatera Selatan (Sumsel)

“Dari pendataan yang dilakukan Dinas Pendidikan di Sumatera Selatan ada 40 SMA dan SMK yang menyatakan siap menerapkan full day school. Terdiri dari 10 SMA dan 30 SMK sudah siap menyelenggarakannya,” kata Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo, Selasa (14/2).

Widodo menjelaskan, jumlah sekolah yang siap menerapkan sistem sekolah sepanjang hari tersebut terdiri dar yaitu SMAN Sumsel, SMAN 2 Sekayu, SMAN 17 Palembang, SMAN 3 Kayu Agung, SMAN 1 Muara Enim, SMAN 4 Lahat, SMAN 1 Tebingtinggi, SMAN 2 Plus Banyuasin III, SMAN 1 Pagaralam dan SMAN 1 Indralaya Utara.

Untuk 30 SMK siap menerapkan full day school tersebut, di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) SMKN 1 dan 3, Kabupaten OKU Selatan SMKN 1 dan SMK Taruna, di Kabupaten Lahat yaitu SMKN 1, 2, 4 dan SMK PGRI 2, di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) SMKN 1, 2, 3 dan SMK Al-Fudholah Sekayu.

Sisanya di Kabupaten Muara Enim ada SMKN 1 Keluang, SMK Bukit Asam Tanjung Enim, SMKN 1, 2, SMKN Sungai Rotan, SMKN Rambang Dangku, SMK Belida Darat, SMK Handayani, SMK PGRI dan SMK Cendekia, SMK 1 Gelumbang, di Kabupaten Pali yaitu SMKN 1 Penukal, SMK 3, 4, 5. “Di Kota Palembang ada SMK Utama Bakti, serta di Kabupaten Musi Rawas yaitu SMKN 2 Pertanian Tugu Mulyo Musi Rawas dan SMKN Tugu Mulyo,” ujar Widodo.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sumsel, jika sekolah sudah menerapkan full day school maka proses pembelajaran hanya dilakukan selama lima hari saja setiap pekannya, dari Senin - Jumat. “Untuk hari Sabtu boleh tetap sekolah atau diliburkan, kebijakannya ditentukan sekolah. Hari Sabtu jika masuk sekolah hanya untuk kegiatan ekstra kurikuler di sekolah,” katanya.

Berita Terkait