Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Akan Difasilitasi Lulusan SMK Kerja Sambil Kuliah

Selasa, 19 Maret 2013, 19:56 WIB
Komentar : 0
Praktik di SMK

REPUBLIKA.CO.ID,PANDEGLANG--Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, memfasilitasi para lulusan sekolah menengah kejuruan (SMK) di daerah tersebut untuk bekerja sambil kuliah.

"Sampai saat ada 66 lulusan SMK yang kita fasilitasi untuk bekerja sambil kuliah, kita harapkan ke depan bisa lebih banyak lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang Abdul Azis di Pandeglang, Selasa.

Menurut dia, program tersebut diluncurkan karena saat ini banyak lulusan SMK/sederajat yang tidak bisa melanjutkan pendidikan karena keluarganya tidak memiliki biaya untuk pendidikan anaknya.

"Dengan adanya program ini, mereka bisa kuliah dengan biaya sendiri. Uang yang didapat dari bekerja bisa untuk biaya pendidikannya," katanya.

Fasilitasi bekerja bagi lulusan SMK juga dilakukan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) yang beranggotakan 70 kepala sekolah menengah kejuruan se-Kabupaten Pandeglang.

"Dalam dua tahun terakhir kita sudah memberangkatkan 250 lulusan SMK, sebagian besar bekerja pada perusahaan perangkat lunak komputer di Malaysia," kata Ketua K3S Sudi.

Pemberangkatan para lulusan SMK itu, kata dia, sebagai bentuk kepedulian K3S terhadap alumni sekolah kejuruan tersebut, mereka yang dikirim memiliki prestasi di sekolah.
"Siswa berprestasi di sekolah ketika lulus biasanya langsung bekerja di perusahaan bonafid," katanya.

Bagi siswa berprestasi dan orang tuanya mampu didorong untuk melanjutkan pendidikan pada jenjang lebih tinggi."Kepada siswa yang bekerja di luar negeri juga diarahkan sambil kuliah, dan setelah lulus kuliah mereka bisa mencari pekerjaan lebih baik," ujarnya.

Kalau masih tetap di perusahaan tempat bekerja sekarang, posisinya akan lebih baik, kalau mereka memiliki ijazah dari perguruan tinggi, akan lebih bagus lagi.

Bagi siswa yang akan dikirim ke luar negeri, kata dia, sebelumnya diberikan bimbingan selama satu bulan sehingga ketika bekerja mereka benar-benar siap.

Selain kemampuan intelektual, kata dia, siswa yang akan dikirim juga harus memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan perusahaan yang akan menampungnya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
647 reads
Demi Allah, kami tidak akan mengangkat seorang pun yang meminta sebagai pemimpin atas tugas ini dan tidak juga seorang yang berambisi memperolehnya.(HR Muslim )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...