REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA -- Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta berkomitmen untuk melaksanakan kurikulum 2013 di semua sekolah dasar negeri dan swasta, tidak hanya untuk 30 persen sekolah saja seperti yang ditargetkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Di Kota Yogyakarta, kami akan upayakan agar semua sekolah dasar negeri dan swasta pada tahun ajaran 2013/2014 sudah melaksanakan kurikulum 2013," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta Edy Heri Suasana.
Menurut dia, meskipun alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk pelaksanaan kurikulum 2013 jenjang sekolah dasar hanya untuk 30 persen dari total sekolah. Dimana kurikulum baru tersebut akan dimulai pada kelas 4 dan 1 untuk jenjang SD.
Namun Pemerintah Kota Yogyakarta masih bisa mengusahakan kekurangan anggaran dari dana-dana lain. Anggaran tersebut digunakan untuk pelatihan guru dan pengadaan buku, terlebih di jenjang SD akan menggunakan metode pembelajaran tematik bukan lagi mata pelajaran.
Edy mengatakan, Pemerintah Kota Yogyakarta masih memiliki anggaran dari dana alokasi khusus (DAK) 2010 sekitar Rp 700 juta, serta dimungkinkan akan memperoleh DAK 2013 yang masuk dalam anggaran perubahan. "Kami juga masih akan mencermati kondisi anggaran di Dinas Pendidikan, apakah masih ada yang bisa digeser dan dialokasikan untuk pelaksanaan kurikulum 2013," katanya.
Di Kota Yogyakarta terdapat total 178 SD yang terdiri dari 96 SD negeri dan sisanya adalah sekolah dasar swasta."Untuk tenaga pengajar SD pun siap meskipun ada kekurangan 54 tenaga guru. Kami akan koordinasikan dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) agar ada tambahan guru," tambahnya.
Sedangkan untuk jenjang SMP, SMA dan SMK, Edy menegaskan bahwa seluruh sekolah di Kota Yogyakarta sudah siap melaksanakan kurikulum 2013.