Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Anggaran Kurikulum 2013 Dicairkan Bertahap

Rabu, 13 Maret 2013, 15:01 WIB
Komentar : 0
Republika/ Tahta Aidilla
Mendikbud Mohammad Nuh

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menuturkan anggaran Kurikulum 2013 yang mencapai Rp 2,4 triliun akan turun secara bertahap.

"Anggaran pendidikan sudah tidak ada masalah dan akan turun secara bertahap," ujar Nuh disela-sela Lanching Wahana Jelajah Angkasa di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Rabu (13/3).

Menurut Nuh, anggaran Kurikulum 2013 beserta anggaran pendidikan lainnya dikeluarkan pasca revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) diserahkan. "Setelah revisi DIPA tidak ada lagi masalah," kata Nuh.

Nuh mengungkapkan tidak hanya anggaran Kurikulum 2013 saja yang sudah bisa dicairkan, anggaran pendidikan lainnya seperti anggaran untuk penyelenggaraan Ujian Nasional (UN), anggaran beasiswa, juga telah turun. "Anggaran pendidikan yang lain-lain dalam waktu dekat juga akan keluar," tuturnya.

Nuh mengatakan anggaran pendidikan 2013 telah disetujui Komisi X dan Kementrian Keuangan (Kemenkeu). Saat ini, proses pencairan anggaran Kurikulum 2013 masih dalam tahap administrasi. "Sudah setuju Komisi X dan Kemenkeu. Saat ini sedang berjalan proses administrasi di Kemenkeu," ujar Nuh.

Nuh menuturkan terhambatnya pencairan anggaran pendidikan Kemdikbud sebesar Rp 73 triliun disebabkan serapan anggaran yang rendah.  

Sebelumnya, anggaran Kemdikbud bersama dua kementrian lainnya yakni Kementrian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora) dan Kementrian Agama (Kemenag) belum bisa dicairkan.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan terhambatnya pencairan dana anggaran disebabkan pembahasan rencana kerja dari tiga kementrian tersebut masih dalam proses oleh DPR disamping keterlambatan menyerahkan program anggaran yang seharusnya selesai pada Oktober 2012 lalu.

Reporter : fenny melisa
Redaktur : Taufik Rachman
992 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...