Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

PAUD Pamtas Rajawali Diminati Warga Sungai Daun

Senin, 25 Februari 2013, 19:26 WIB
Komentar : 0
PAUD sebaiknya tak asal-asalan/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Puluhan balita di Desa Sungai Daun, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) Rajawali oleh Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 123 Rajawali.

Menurut Kapten CKM dr Victorio C Ht dari Satgas Pamtas Rajawali saat dihubungi di Pontianak, Senin, PAUD Rajawali didirikan oleh petugas di Pos Sungai Daun setelah melihat kondisi sekitar.

"Anak-anak di sekitar Sungai Daun cukup banyak, perlu dibimbing dan dibina sehingga masa kecilnya bisa diisi dengan kegiatan bermanfaat," kata Victorio.

Aktivitas PAUD Rajawali dilaksanakan di Rumah Rajawali yang sekaligus mempunyai tiga fungsi yakni pos kesehatan, sanggar belajar serta sanggar kreatif. Pos Sungai Daun dipimpin oleh Lettu Infr S Karo Sekali.

Setiap sore, mulai pukul 16.00 dari Senin sampai Sabtu, orang tua di sekitar Pos Sungai Daun terlihat penuh semangat mengantarkan anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan PAUD Rajawali.

Victorio mengutip kesan Angelica (31), seorang ibu yang mengaku sangat senang dengan adanya PAUD Rajawali. "Anak-anak kami mereka sangat senang dan selalu tidak sabar untuk dapat belajar dan bermain di PAUD Rajawali," ujar Victorio mengutip ucapan Angelica.

Rina, putri Angelica yang berusia tiga tahun, kini menunjukkan banyak perubahan positif. Rina sudah bisa mengenal beberapa jenis buah dan warna serta tidak malu lagi untuk bernyanyi bersama teman-teman di PAUD Rajawali. Angelica juga tidak pernah menyangka bahwa akan ada PAUD di desa mereka. "PAUD yang selama ini hanya dapat mereka bayangkan," kata Victorio.

Anggota Satgas Pamtas Rajawali, Prajurit Satu Sakura, setiap hari mengajar di PAUD Rajawali. Selain di paud tersebut, Sakura juga mengajar di SDN 25 Sungai Daun sebagai guru bantu.

"Lagu 'Pelangi" menjadi salah satu lagu yang paling dihafal oleh seluruh anak-anak yang belajar dan bermain di PAUD Rajawali sehingga suasana Pos Sungai Daun menjadi sangat meriah," kata Victorio.

Kalbar mempunyai wilayah perbatasan darat dengan Sarawak, Malaysia Timur, panjangnya hampir seribu kilometer.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
528 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Penghapusan UN Tingkat SD Dinilai Tepat

Tahun Ajaran Baru, Sleman Terapkan Kurikulum 2013