Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Waspadai Buku Pelajaran Penunjang Kurikulum 2013

Selasa, 29 Januari 2013, 22:26 WIB
Komentar : 2
Buku Pelajaran
Buku Pelajaran

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Anggota Komisi X DPR RI Herlini Amran imbau masyarakat mengawasi pembuatan dan pengadaan buku pelajaran penunjang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni terkait segera diterapkan kurikulum 2013.

"Kemdikbud sejak awal sudah mengajukan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk pengadaan buku kurikulum baru tahap awal. Saya mengajak masyarakat untuk mengawasi pembuatan buku pelajaran kurikulum baru itu nantinya," kata Herlini melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa.

Herlini mengatakan di era digital saat ini semestinya Kemdikbud memaksimalkan metode pembelajaran media digital, tanpa merepotkan penerbitan buku. Oleh karena itu dia meminta Kemdikbud untuk menjamin kualitas dan transparansi pengadaan buku kurikulum baru tersebut.
"Oleh karena itu pula anggaran pengadaan buku tersebut layak dikritisi," ujar dia.

Di sisi lain Herlini mengungkapkan bahwa Kemdikbud tidak hanya berencana menyiapkan buku pelajaran bagi siswa namun sekaligus buku panduan bagi para guru. Menurut dia baru kali ini buku cetakan negara akan dijadikan rujukan utama atau panduan para guru di sekolah.

"Namun kalau mau membuat buku panduan bagi guru, maka pembuatan buku pelajaran ini perlu penyusunan yang matang agar bukunya berbobot dan dipastikan aplikatif secara nasional,? kata dia.

Herlini juga meminta pengadaan buku tidak dilakukan secara tergesa-gesa, sehingga kecurigaan masyarakat bahwa pemberlakuan Kurikulum 2013 erat kaitannya dengan proyek buku baru tidak terbukti.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar