Tuesday, 29 January 2013, 22:26 WIB

Waspadai Buku Pelajaran Penunjang Kurikulum 2013

Red: Taufik Rachman
Buku Pelajaran
Buku Pelajaran

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Anggota Komisi X DPR RI Herlini Amran imbau masyarakat mengawasi pembuatan dan pengadaan buku pelajaran penunjang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, yakni terkait segera diterapkan kurikulum 2013.

"Kemdikbud sejak awal sudah mengajukan anggaran Rp 1 triliun lebih untuk pengadaan buku kurikulum baru tahap awal. Saya mengajak masyarakat untuk mengawasi pembuatan buku pelajaran kurikulum baru itu nantinya," kata Herlini melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Selasa.

Herlini mengatakan di era digital saat ini semestinya Kemdikbud memaksimalkan metode pembelajaran media digital, tanpa merepotkan penerbitan buku. Oleh karena itu dia meminta Kemdikbud untuk menjamin kualitas dan transparansi pengadaan buku kurikulum baru tersebut.
"Oleh karena itu pula anggaran pengadaan buku tersebut layak dikritisi," ujar dia.

Di sisi lain Herlini mengungkapkan bahwa Kemdikbud tidak hanya berencana menyiapkan buku pelajaran bagi siswa namun sekaligus buku panduan bagi para guru. Menurut dia baru kali ini buku cetakan negara akan dijadikan rujukan utama atau panduan para guru di sekolah.

"Namun kalau mau membuat buku panduan bagi guru, maka pembuatan buku pelajaran ini perlu penyusunan yang matang agar bukunya berbobot dan dipastikan aplikatif secara nasional,? kata dia.

Herlini juga meminta pengadaan buku tidak dilakukan secara tergesa-gesa, sehingga kecurigaan masyarakat bahwa pemberlakuan Kurikulum 2013 erat kaitannya dengan proyek buku baru tidak terbukti.

Sumber : antara
loading...