Jumat, 25 Jumadil Akhir 1435 / 25 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Koalisi Pendidikan Tolak Perubahan Kurikulum 2013

Rabu, 05 Desember 2012, 21:07 WIB
Komentar : 1
Logo Kemendikbud
Logo Kemendikbud

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA -- Anggota masyarakat dan LSM yang tergabung dalam koalisi pendidikan menolak kurikulum baru 2013.

Koalisi yang terdiri dari kalangan Federasi Serikat Guru Indonesi, orang tua murid, dan pemerhati pendidikan. serta elemen masyarakat bersama-sama mendatangi kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), di Jakarta, (5/12). '

'Kami sepakat  menolak perubahan kurikulum pendidikan KTSP 2006 menjadi Kurikulum 2013,'' ujar juru bicara elemen masyarakat menolak perubahan kurikulum 2013, Romo Benny.

Menurut Benny, perubahan kurikulum yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tidak memiliki latar belakang kuat dan terkesan terburu-buru. Sehingga, alih-alih menyempurnakan kurikulum yang ada tak dapat menjamin pendidikan di Indonesia lebih baik.

"Kami menolak perubahan kurikulum karena tak ada alasan dan latar belakang jelas mengapa kurikulum harus diubah. Perubahan kurikulum dilakukan secara reaktif, tanpa ada visi yang jelas mengenai pendidikan,'' terang Benny.

Menurut Benny, perubahan kurikulum yang coba diaplikasikan pada medio 2013, tidak didahului dengan riset dan evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum KTSP 2006. Ditambah, perubahan itu  tanpa melibatkan para guru dan pakar pedagogik dalam proses penyusunan kurikulum.

Benny menyarankan pemerintah sebaiknya lebih fokus pada peningkatan kualitas guru karena 62 persen guru SD tidak pernah mendapatkan pelatihan, rata-rata guru di kota besar hanya mengikuti pelatihan hanya sekali dalam lima tahun. Bahkan ditemukan guru PNS yang terakhir mengikuti pelatihan pada tahun 1980.

 

Reporter : Rusdy Nurdiansyah
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  wahyudi Rabu, 9 Januari 2013, 22:42
SAYA SANGAT TIDAK SETUJUUUUUUUUUUU........
MAU DIBAWA KEMAN LAGI PENDIDIKAN KITA INI......ORANG ATAS SEMUANY PADA SINTING MIKIRIN DAPET DUIT JA.....MEREKA GA TAU SEPERTI APA DILAPANGAN.....KAMI PARA GURU STRES NGIKUTIN PERUBAHAN KURIKULUM TRS.
  dezar Jumat, 7 Desember 2012, 08:34
SETTTUUUJJJUUUU.... SAYA MENOLAK KURIKULUM 2013..

  VIDEO TERBARU
Jumlah Pengunjung Meningkat, Ancol Terus Berbenah
JAKARTA -- Sebagian besar warga Jakarta kebanyakan habiskan libur panjang keluar kota. Meski begitu, wisata pantai Ibu Kota tak kehilangan pesonannya. Seperti pantai di...