Kamis , 07 December 2017, 15:19 WIB

Era Milenial, Mahasiswa Harus Tingkatkan Soft Skills

Red: Irwan Kelana
Dok Kemenristekdikti
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memberikan sambutan pada acara Anugerah Kemahasiswaan di Jakarta, Jakarta, Rabu (6/12).
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir memberikan sambutan pada acara Anugerah Kemahasiswaan di Jakarta, Jakarta, Rabu (6/12).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Direktorat Kemahasiswaan Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan melaksanakan  kegiatan Workhsop Pengembangan Kegiatan Kemahasiswaan dan Pemberian Anugerah Kemahasiswaan Tahun 2017 di Hotel Century Jakara,  5-7 Desember 2017.

“Direktorat Kemahasiswaan melaksanakan kegiatan workshop kegiatan kemahasiswaan dan anugerah kemahasiswaan. Direktorat Kemahasiswaan terus-menerus konsisten untuk meningkatkan kualitas mahasiswa Indonesia,” kata Direktur Kemahasiswaan, Dr  Didin Wahidin dalam rilis yang diterima Republika.co.id, Kamis (7/12).

Ia menambahkan, Kemenristekdikti melalui Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan menyelenggarakan "Malam Anugerah Kemahasiswaan Tahun 2017", bertempat di Hotel Atlet Century, Jakarta, Rabu (6/12). “Hal ini sebagai bentuk apresiasi dan motivasi segala bentuk kegiatan bidang kemahasiswaan di lingkungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) untuk terus berkarya dalam penalaran, kreativitas, minat, bakat, serta mental spiritual mahasiswa,” ujarnya.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyampaikan, peningkatan kualitas mahasiswa bukan hanya melalui kegiatan akademik atau pembelajaran di kelas saja, tetapi perlu melalui kegiatan lain seperti pembentukan kemampuan soft skills  yang dapat dikemas melalui kegiatan kemahasiswaan.

"Ini yang menjadikan kegiatan kemahasiswaan memiliki posisi strategis dalam pembentukan sumber daya manusia (SDM) Indonesia di  masa mendatang. Kemampuan intelektual yang baik, harus didukung oleh kemampuan soft skills yang baik juga. Bekali mahasiswa untuk menghadapi era milenial seperti sekarang ini," pesan Nasir.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Intan Ahmad juga menegaskan pentingnya kegiatan kemahasiswaan dalam menghadapi problematik pada abad 21 ini. Terkait hal tersebut, pembentukan  kemampuan dalam menguasai sains dan humaniora kemahasiswaan harus terus digalakkan.

"Kita memang telah mempunyai inovasi, sains, dan teknologi, tetapi tanpa dibarengi dengan kegiatan kemahasiswaan yang baik, kita kurang siap untuk memenangkan persaingan di era milenial ini. Mahasiswa harus terus terlatih dan melakukan kolaborasi dengan kegiatan kemahasiswaan yang ada," tutur Dirjen Intan.

Pada acara ini, turut hadir sebanyak 189 peserta yang terdiri dari pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bidang kemahasiswaan, pimpinan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bidang kemahasiswaan, penerima penghargaan, dan sekretaris pelaksana Kopertis I-XIV seluruh Indonesia.

Berikut para pemenang penghargaan Penganugerahan Bidang Kemahasiswaan Tahun 2017 dalam beberapa kategori, antara lain:

1) Pemenang Kategori Pelaksana Kegiatan Kemahasiswaan:
- Kontes Robot Indonesia (KRI), Universitas Pendidikan Indonesia
- Musabaqoh Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQMN), Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang
- Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS), Universitas Muslim Indonesia, Makassar
- Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS), Universitas Hasanuddin
- Sukan Malaysia Indonesia (SUKMALINDO), Universitas Negeri Semarang
- EXPO Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia, Politeknik Negeri Pontianak
- National University Debate Championship (NUDC), Universitas PGRI Semarang
- Kontes Mobil Hemat Energi (KMHE), Institut Teknologi Sepeluh Nopember
- Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember
- Pagelaran Mahasiswa Nasional Bid. TIK (GEMASTIK), Universitas Indonesia
- KKN Kebangsaan, Universitas Negeri Gorontalo.

2) Pemenang Kategori Prestasi Kegiatan Internasional:
- Juara Umum Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC)
- Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
- Universitas Muhammadiyah Malang
- Peraih First Prize pada Ajang IMC
- Universitas Pelita Harapan
- Peraih Medali Universiade
- Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
- Universitas Negeri Semarang
- Universiatas Negeri Medan

3) Pemenang Pengelola Bidikmisi Terbaik:
- Terbaik I, Universitas Negeri Semarang
- Terbaik II, Universitas Andalas
- Terbaik III, Universitas Malikussaleh

4) Pemenang Pusat Karir Terbaik: Universitas Indonesia dan Universitas Airlangga

5) Kategori Punggawa Kemahasiswaan Purna Bhakti (Tahun 2015-2017): Dr  Senawi

6) Kategori Lifetime Achievement Bidang Kemahasiswaan: Dr Rudolf W  Matindas dan  Dr Suko Harjono

7) Kategori Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan Terbaik:
-  PT Non Politeknik: Universitas Gadjah Mada
- PT Politeknik: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

8) Kategori Lembaga Donor dan Mitra: Tanoto Foundation, OSC Metro TV, Panasonic, Pertamina, Lippo Group, Mandiri, BRI, BNI, BTN, BCA, Yayasan Orbit, Baznas, Dompet Dhuafa, FDR, Shell, XL Center dan KONI Pusat

"Selamat kepada semua pihak yang telah meraih Anugerah Kemahasiswaan tahun 2017 ini. Semoga dapat memotivasi untuk terus bersama kami melakukan berbagai aktivitas yang lebih berkualitas, bermakna bagi pendidikan anak bangsa," tutur  Menteristek Mohamad  Nasir.