Selasa , 14 November 2017, 11:42 WIB

ITS Borong Juara Kontes Bangunan Gedung Indonesia

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Dwi Murdaningsih
Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Departemen Teknik Infrastruktur Sipil Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memborong juara dalam Kontes Jembatan Indonesia (KJI) dan Kontes Bangunan Gedung Indonesia (KBGI) 2017 yang digelar di Politeknik Negeri Malang. Dalam gelaran tahunan ini, tim ITS menjadi juara umum untuk KBGI, juara 1 untuk kategori Jembatan Canai, serta juara Implementasi Desain kategori Jembatan Baja untuk KJI. 

Pada kontes bergengsi dalam dunia Teknik Sipil tersebut, ITS mampu memenangkan lima dari enam kategori di KBGI. Antara lain juara kategori estetika terbaik, kategori kreativitas, kategori berkinerja Seismik (ketahanan terhadap gempa), dan kategori metode pelaksanaan konstruksi.

"Selain itu, ITS juga berhasil menduduki peringkat 1 untuk KBGI ini. Dengan kemenangan lima kategori ini, ITS berhak menyandang sebagai juara umum KBGI," kata pembimbing lomba KBGI Sigit Darmawan dalam siaran persnya, Selasa (14/11).

Sedangkan untuk KJI, ITS memenangkan lima sub kategori dari tujuh sub kategori dalam Kategori Jembatan Canai. Lima sub kategori yang berhasil diborong ITS ialah kategori Metode Pelaksanaan Konstruksi, kategori K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), kategori Implementasi Desain dan kategori Jembatan Terkokoh serta peringkat 1 KJI.

"Satu lagi, ITS juga berhasil menjuarai subkategori Implementasi Desain untuk kategori Jembatan Baja," ujar Sigit.

Sigit merasa, anak asuhnya yang mampu mempertahanakan juara umum KBGI merupakan prestasi yang luar biasa. “Sungguh tak disangka, apalagi mengingat kemampuan peserta KBGI tahun ini hampir merata,” ujar Dekan Fakultas Vokasi tersebut. 

Meskipun tim KJI belum mendapat juara umum, namun Sigit tetap merasa bangga pada usaha tim KJI. Menurutnya, yang terpenting adalah dalam berlomba tim ITS selalu bermain sportif dan jujur serta taat pada Kerangka Acuan Kerja (KAK).

"Kami selalu memegang motto Cerdas Amanah Kreatif (CAK),” kata Sigit

Ke depannya, untuk memaksimalkan pencapaian dari KJI maupun KBGI semua anggota tim yang ikut berlomba diarahkan untuk membuat laporan singkat dan lesson learned sebagai catatan untuk tahun depan. Harapannya, regenerasi yang akan datang dapat mempertahankan gelar juara KBGI dan merebut juara pertama KJI.