Selasa , 14 November 2017, 09:31 WIB

UNS Bakal Bangun Laboratorium Satelit Luar Angkasa

Rep: Andrian Saputra/ Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Asep Fathulrahman
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjuk peta sebaran awan dan potensi hujan hasil penginderaan Satelit Palapa C2. (Ilustrasi)
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjuk peta sebaran awan dan potensi hujan hasil penginderaan Satelit Palapa C2. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) bekerjasama dengan  Chiba University Jepang untuk pembangunan laboratorium satelit luar angkasa. Hal tersebut diungkapkan Rektor UNS, Ravik Karsidi usai berkunjung  ke Jepang. Ravik mengatakan kerjasama dalam hal pembangunan laboratorium satelit di UNS merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang telah dilakukan UNS dengan Fakultas Teknik Chiba University Jepang pada tiga tahun lalu.

“Kita tingkatkan dan sekarang kerjasama dengan Universitas, ini nanti akan dibuat laboratorium satelit di fakultas teknik yang akan dimulai tahun depan,” tutur Ravik pada Senin (13/11).

Ravik menambahkan mahasiswa UNS terlebih dulu akan dikirim ke Jepang untuk mempelajari lebih jauh tentang laboratorium satelit di Chiba University. Selain itu UNS juga melakukan pertukanan pelajar dengan fakulat kedokteran Chiba University.

“Dulu kita punya Palapa sekarang sudah tidak, ini jadi salah satu kepedulian, maka nanti UNS akan kirim orang untuk belajar dulu di laboratoriumnya,” kata Ravik.

Selain kerjasama denga Chiba Univerity, UNS juga menggandeng Nihon Universit di Ichigaya, Tokyo untuk kejasama pertukaran pelajar.