Kamis , 12 October 2017, 10:23 WIB

ITS akan Anugerahi Menteri Susi Gelar Doktor Honoris Causa

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Ratna Puspita
Antara/Hafidz Mubarak A
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengikuti rapat kerja dengan Komisi IV DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berencana menganugerahkan gelar kehormatan Doctor Honoris Causa kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Penganuherahan akan dilakukan pada puncak peringatan Dies Natalis ITS ke-57, yakni 10 November mendatang.

"Susi terpilih mendapat gelar Dr HC dalam bidang pembangunan kelautan serta perikanan Indonesia karena kontribusi serta kiprahnya dalam dunia kemaritiman Indonesia," kata Sekretaris ITS Agnes Tuti Rumiati di Surabaya, Kamis (12/10).

Agnes mengungkapkan, penganugerahan gelar kehormatan ini merupakan usulan dari Departemen Teknik Sistem Perkapalan (Siskal) yang diajukan ke Senat Akademik ITS, tahun lalu. Pemberian gelar ini juga merupakan bentuk apresiasi ITS kepada Susi karena jasanya dalam membuka perspektif ITS terkait urgensi dunia kemaritiman. 

Agnes mengatakan penelaahan penganugerahan ini sudah selesai dilakukan pada April 2017. “Seremonial penganugerahannya dilakukan bersamaan dengan peringatan Dies Natalis ITS nanti,” ujar Agnes.

Menurut dosen Statistika ini, pengkajian pemberian gelar Dr HC ini memakan waktu yang cukup lama, serta melalui prosedur yang ketat. ITS merasa gelar ini pantas disandingkan dengan nama Susi yang telah berhasil memperoleh sertifikasi Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) level 9. Pun standar KKNI Level 9 ini setara dengan Doktor atau S3.

“Apalagi Bu Susi juga merupakan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) ITS,” kata Agnes, menambahkan. 

Menurut Kepala Departemen Teknik Sistem Perkapalan ITS M Badrus Zaman, pemberiani gelar ini diusulkan karena kiprah Susi di sektor maritim dan komitmennya untuk terus konsisten dalam membangun budaya maritim. Dia mengatakan, ini berpengaruh pada tertatanya sektor ekonomi, sektor teknologi kelautan dan peningkatan pengelolaan sumberdaya kelautan.

"Kontribusi Bu Susi untuk bangsa ini juga sangat jelas,” kata Badrus.

Badrus memaparkan, nantinya yang akan menguji Susi adalah Dewan Profesor ITS, pihak fakuktas teknologi kelautan yang diwakili Dekan FTK Daniel M Rosyid. Ada juga pihak dari pengusul yang diwakili kepala departemen teknik sistem perkapalan.