Selasa , 22 Mei 2012, 01:04 WIB

Wuih, Ini Dia Beras Jenis Baru

Red: Endah Hapsari
Antara
Beras tiruan/ilustrasi
Beras tiruan/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Institut Pertanian Bogor (IPB) mulai memasarkan produk beras analog pengganti padi. Produk ini akan dipasarkan pertama kali di wilayah Kota Depok. 

 

Dekan Fakultas Teknologi Pertanian IPB Syam Herodian mengatakan, beras analog ini dibuat dari bahan baku jagung, sorgum, dan sagu. Produk ini penting artinya untuk mendukung program diversifikasi pangan di Indonesia. "Karena dibuat dari bahan baku lokal, kita bisa menekan impor," kata dia di Kampus IPB Darmaga, Bogor. 

Ia menjelaskan, produksi beras nasional yang mencapai 63 juta ton per tahun sebenarnya sudah bagus. Namun hal ini tidak diimbangi dengan konsumsi beras yang mencapai 139 kilogram per kapita per tahun. "Akibatnya pemerintah terpaksa impor. Bandingkan dengan Malaysia yang konsumsi berasnya hanya 80 kilogram per kapita per tahun," ujarnya.

Pemasaran beras analog ini, lanjut Syam, sejalan dengan program sehari tanpa nasi atau 'one day no rice' (ODNR) yang diterapkan Pemerintah Kota Depok. Ia menuturkan, pihaknya siap menyuplai kebutuhan bahan pangan nonpadi guna menyukseskan program diversifikasi pangan tersebut. "Kami ada produk, Pemkot Depok punya program. Jadi kami kawinkan saja," kata dia.

 

Sumber : Antara