Jumat , 06 October 2017, 19:38 WIB

Layanan Keuangan Syariah Akhirnya Terwujud di IPB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Elba Damhuri
Logo IPB
Logo IPB

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Setelah selama ini memanfaatkan layanan jasa keuangan konvensional, IPB memfasilitasi warganya dengan layanan jasa keuangan syariah. Terlebih, keinginan itu sudah lama ada dan kian kuat.

Sekretaris Institut IPB Ibnul Qayim menyampaikan, lPB merasa terbantu dengan layanan keuangan syariah ini. Pasalnya, layanan ini memberi opsi lain kepada mahasiswa, dosen, dan karyawan yang ingin menggunakan jasa keuangan syariah.

''Keinginan karyawan dan mahasiswa IPB untuk berbank syariah sangat tinggi. Ada 70 persen warga IPB ingin memakai jasa keuangan syariah,'' kata Qayim usai penandatanganan nota kesepahaman penyediaan layanan pembayaran SPP host to host antara Bank Syariah Mandiri dan IPB di Rektorat IPB, Bogor, Jumat (6/10).

Qayim menyatakan, kerja sama sama IPB dengan perbankan terus diperbaiki. IPB kini memiliki sistem pembayaran multibank di mana bank yang ingin bermitra dengan IPB harus menyesuaikan dengan sistem itu.

Qayim bersyukur, setelah sebelumnya IPB menggunakan jasa empat bank konvensional, kini IPB memfasilitasi sivitas akademi dengan satu layanan bank syariah. Bekerja sama dengan Bank Syariah Mandiri, Qayim berharap IPB juga dapat mendukung kebutuhan IPB.

Kerja sama IPB dengan Mandiri Syariah juga sudah lama termasuk dengan unit usaha di bawah koordinasi IPB yakni dengan IPB Press dan IPB Convention Hotel. Perluasan kerja sama dengan unit usaha lain dimungkinkan.

Namun hal ini berkaitan dengan kebijakan perusahaan induk dan kebijakan direktur bisnis satuan usaha berbadan hukum yakni satuan usaha akademik dan penunjang. Yang utama adalah memfasilitas dan itu silakan dimanfaatkan.

Pembayaran gaji dosen dan karyawan IPB melalui layanan keuangan syariah juga dimungkinkan. ''Yang pasti keinginan sudah lama dan minatnya besar,'' kaya Qayim.