Kamis , 05 October 2017, 19:07 WIB

YPIT Berangkatkan Puluhan Pelajar Indonesia ke Turki

Red: Gita Amanda
YPIT
Yayasan Pendidikan Indonesia Turki memberangkatkan puluhan pelajar Indonesia untuk kuliah di Universitas Kirklareli, Turki.
Yayasan Pendidikan Indonesia Turki memberangkatkan puluhan pelajar Indonesia untuk kuliah di Universitas Kirklareli, Turki.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Yayasan Pendidikan Indonesia Turki memberangkatkan puluhan pelajar Indonesia untuk kuliah di Universitas Kirklareli, Turki. Pemberangkatan dilakukan dalam tiga gelombang dengan jumlah pelajar atau mahasiswa baru yang diberangkatkan lebih dari 58 orang.

Pemberangkatan pertama tanggal 29 September 2017 sebanyak 26 orang, pemberangkatan kedua tanggal 6 Oktober 2017 sebanyak 32 orang, dan perberangkatan ketiga direncanakan akhir Oktober 2017. Para pelajar yang diberangkatkan ini sebelumnya telah diterima dengan seleksi administratif yaitu berupa transkrip nilai ijazah sma atau sederajat dengan nilai rata-rata minimal tujuh, dan tanpa tes tulis.

"Mereka tidak perlu lagi belajar untuk mengikuti tes masuk Universitas Kirklareli, tetapi cukup dengan menunjukkan ijazah yang merupakan gambaran atas hasil kerja keras mereka selama sekolah," ujar Direktur YPIT Muhammad Azhar.

Para pelajar ini merupakan lulusan dari SMA, Madrasah Aliyah dan Pesantren yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Pemberangkatan pertama yang telah dilaksanakan pada tanggal 29 September 2017 terdiri dari delapan peserta putri dan 18 peserta putra. Mereka telah diterima di berbagai jurusan yang ada di Universitas Kirklareli, yaitu tiga orang Manajemen Pariwisata, tiga orang Manajemen Bisnis, tiga orang Teknik Sipil, dua orang Sosiologi, dua orang Hubungan Internasional, dua orang Perencanaan Wilayah dan Kota, dua orang Teknik Informatika, dan yang lainnya masing-masing satu orang diterima di jurusan Arsitektur, Teknik Pangan, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Mekatronik atau Robotik,  Aplikasi Akutansi dan Pajak, Teologi, dan Literatur dan Bahasa Turki kontemporer.

Azhar mengatakan pada saat pelepasan pelajar, salah seorang perwakilan orang tua memberikan pembekalan dan doa agar anak-anak dapat meluruskan niat untuk kuliah di Turki, menjaga diri dengan baik, belajar dengan sungguh-sungguh dan kembali ke Indonesia sebagai seorang sarjana yang membanggakan. Bentangan spanduk bertuliskan “Selamat dan Sukses, Pelepasan Putra Putri Indonesia, Kuliah di Turki, Membangun Peradaban, Mencerahkan Masa Depan”.

Setibanya di Istanbul para pelajar tidak langsung menuju Kirklreli, tetapi menginap satu malam di Istanbul, agar punya kesempatan untuk mengunjungi destinasi bersejarah yang ada di Istanbul. Hari berikutnya barulah rombongan menuju Kirklareli dengan menggunakan bus. Perjalanan Istanbul-Kirklareli ditempuh dalam tiga jam.

Sesampainya di Kota Kirklareli rombongan diterima langsung oleh Doddy Hidayat, Ketua dan pendiri Yayasan Pendidikan Indonesia Turki. Pada kesempatan ini Doddy Hidayat menyampaikan pentingnya agar para pelajar Indonesia bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu, rajin beribadah dan berakhlak baik serta menjaga nama baik Indonesia, karena nantinya para pelajar ini akan menjadi penyambung hubungan Indonesia-Turki di masa depan.  

"Sehari kemudian mahasiswa-mahasiswi Indonesia yang kuliah di Universitas Kirklareli pun menempati asrama pelajar milik Pemerintah Turki di kota Kirklareli," katanya.

Fasilitas asrama yang baru, bagus, dan lengkap seperti kamar, Mushola, kantin, tempat olahraga, laundry dan lainnya membuat para pelajar merasa nyaman, senang, dan optimis bisa belajar dengan serius dan sungguh sungguh di universitas ini.

Pendaftaran universitas Kirklareli ini terdiri dari beberapa gelombang, dan terakhir pendaftaran adalah tanggal 6 Oktober 2017. Informasi pendaftaran dapat di lihat di www.belajarditurki.com.