Senin , 13 April 2015, 10:40 WIB

Sinyal Bagi Calwakot Solo, Megawati: Kowe Tunggu Solo Wae

Rep: Edy Setiyoko/ Red: Indah Wulandari
Antara
Walikota Solo, Hadi Rudyatmo.
Walikota Solo, Hadi Rudyatmo.

REPUBLIKA.CO.ID,SOLO -- Pelamar calon Wali Kota Solo, Jawa Tengah lewat jalur PDI Perjuangan bersiap-siaplah untuk tidak bisa manggung Pilkada serentak Oktober mendatang. Lantaran sinyalemen rekomendasi DPP PDI Perjuangan mengarah ke nama Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.

Rudy, panggilan akrab Hadi Rudyatmo sedari awal diprediksi calon paling kuat mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan. Malah, dia sudah disebut-sebut sudah mengantongi restu dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Restu itu diterima saat Rudy menghadiri Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali. Mega secara eksplisit memberi sinyal rekomendasi maju Pilkada.

''Kowe tunggu Solo wae (kamu menjaga Solo saja),'' ujar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Solo Teguh Prakosa menirukan ucapan Mega, akhir pekan lalu.

Apa yang disampaikan Mega kepada Rudy, kata Teguh, mengisyaratkan rekomendasi DPP PDI Perjuangan bakal jatuh kepada Rudy. DPC PDI Perjuangan Kota Solo juga sudah bulat mendukung Rudy untuk maju dalam Pilkada mendatang.

''Dan, masukan DPC juga sudah disampaikan kepada DPP,'' tambahnya.

Rudy yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo menjadi bakal calon walikota PDI Perjuangan bersama Achmad Purnomo.

Achmad, saat ini menjadi Wakil Wali Kota mendampingi Rudy. Rudy dan Achmad, dinyatakan lolos dalam proses penjaringan sebagai bakal calon walikota yang digelar PDI Perjuangan Solo, Februari lalu.

Disinggung prediksi rekomendasi resmi turun, Teguh memperkirakan, rekomendasi bakal turun Mei mendatang.

Setelah kepengurusan DPP PDI Perjuangan baru terbentuk pada Kongres PDI Perjuangan di Bali, kemarin. DPP pastikan akan segera menggelar rapat membahas Pilkada. Dimungkinkan, DPP membentuk desk Pilkada berbasis eks-karesidenan.

Adapun siapa pendamping Rudy nantinya, Teguh mengaku, belum bisa menebak. Bisa saja calon wakil wali kota yang dipilih DPP di luar lima bakal calon wakil walikota yang ada.

Kelima calon itu, Hartanti, Hilmy Akhmad Sakdilah, Rahmad Wahyudi, Her Suprabu, dan Ginda Ferachtriawan.