Senin , 21 August 2017, 20:40 WIB

Wadah Alumni Kujang Yogyakarta Terbentuk

Rep: EH Ismail/ Red: Muhammad Hafil
EH Ismail
Reuni Kujang 2017
Reuni Kujang 2017

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Wadah alumni Asrama Kujang dan Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Jawa Barat di Yogyakarta terbentuk. Pembentukan wadah alumni diselenggarakan dalam kegiatan reuni alumni pelajar-mahasiswa dan Asrama Kujang 2017 di Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, Sabtu-Ahad (19-20/8). “Nama wadah alumni disepakati Perkumpulan Alumni Asrama Kujang dan Pelajar Mahasiswa Jawa Barat-Yogyakarta,” kata Ketua Panitia Reuni Kujang 2017 Muhammad Ramdan Widi Irfan kepada Republika.co.id, Senin (21/8).

Widi melanjutkan, para peserta reuni menyepakati pengurus inti wadah alumni yang terdiri atas Tatang Astarudin (alumnus UIN Sunan Kalijaga dan UGM) sebagai ketua, Muhammad Ramdan Widi Irfan (alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia/UII Yogyakarta) sebagai sekretaris, dan Nia Tresnawati (alumnus Fakultas Hukum UII Yogyakarta) sebagai bendahara.

Menurut Widi, pengurus diberikan amanat untuk membentuk organ kepengurusan dan menjalin komunikasi dengan seluruh alumni di Indonesia. Program terdekat dari kepengurusan saat ini, kata dia, adalah akan menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebagai mitra dan menjembatani peran serta pelajar dan mahasiswa asal Jabar yang saat ini sedang menempuh studi di Yogyakarta. “Ini amanah peserta reuni yang berharap kepengurusan alumni lebih mengintensifkan jaringan alumni Kujang dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara lebih luas,” kata dia.

Koordinator Tim Registrasi Peserta Reuni Kujang 2017 Nono Hartono mengatakan, selain berhasil mengumpulkan alumni dari setiap angkatan mulai dari 1960 sampai 2017, reuni juga sukses mengumpulkan alumni mahasiswa asal Jabar di Yogyakarta yang tersebar di seluruh daerah nusantara. “Bukan hanya yang ada di Pulau Jawa, hadir pula alumni dari Pekanbaru dan Bengkulu,” ujar Nono.

Dia melanjutkan, reuni yang dihadiri sekitar 200 alumni itu juga menghadirkan salah satu alumnus terbaik dan putra Jawa Barat yang berprestasi, yakni mantan rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung Endang Soetari Adiwikarta. Endang berpesan, para alumni pelajar dan mahasiswa Jabar di Yogyakarta, termasuk alumni Asrama Kujang, hendaknya memperhatikan tiga hal dalam beriprah di kehidupan sosial. 

Pertama, alumni hendaknya bersifat agamis alias taat terhadap nilai-nilai agama di atas segalanya. Kedua, alumni harus memiliki karakter berbagi kemanfaatan bagi diri, keluarga, dan lingkungan. Karakter itu dinilai sebagai perwujudan aplikasi keilmuan alumni yang diemban selama kuliah di Yogyakarta. Ketiga, alumni harus memiliki jiwa entrepreneurship, jiwa kemandirian untuk menyejahterakan keluarga dan lingkungan. “Tiga hal itu kemudian disepakati menjadi dasar ide dalam pendirian dan pengembangan perkumpulan alumni Kujang,” kata Nono.