Ahad , 13 Agustus 2017, 15:14 WIB

Menlu Retno: Perbedaan Itu Sesuatu yang Indah

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Agus Yulianto
Republika/Prayogi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, berkesempatan menyampaikan orasi kebangsaan di penutupan Pelatihan Pembelajar Sukses Mahasiswa Baru (PPSMB) Universitas Gadjah Mada 2017. Dalam orasinya, ia menekankan betapa indahnya perbedaan.

"Ingat, Indonesia dilahirkan dari perbedaan, dan perbedaan itu adalah sesuatu yang indah, kita semua harus bangga dan dengan lantang mengatakan, aku bangga menjadi Indonesia yang majemuk," kata Retno, Sabtu (12/8) siang.

Dia pun melihat suasana keberagaman yang nyata di PPSMB dan dalam interaksi di kampus UGM. Menurut Retno, keberagaman itu sudah seharusnya mendorong setiap warga UGM untuk dapat melihat perbedaan sebagai sesuatu yang indah.

Retno turut berpesan agar mahasiswa dapat menghidupi panggilan seabgai generasi penerus bangsa, dan tulang punggung pembangunan nasional. Caranya, dengan menyebarkan semangat-semangat positif di tengah masyarakat.

"Indonesia harus menjadi besar, Indonesia harus menjadi jaya, dan kalianlah yang akan mengisinya. Isilah Indonesia dengan toleransi, keadilan, kemanusiaan, inovasi, mampu berkompetisi hadapi bangsa lain serta bebas dari korupsi dan narkoba," ujar Retno.

Memakai baju putih divariasikan hiasan merah yang menggantung di leher, Retno turut mengenang pengalamannya menempa pendidikan di Fisipol UGM 36 tahun lalu. Dia menegaskan, semua raihan yang dicapainya saat ini tidak lain berawal dari mimpi.

Untuk itu, dia mengajak, mahasiswa mulai menetapkan tujuan yang ingin dicapai melalui usaha, doa, kebajikan, energi positif dan tentu saja perjuangan. Menurut Retno, perjuangan itu yang mampu mengantarkan seseorang yang bukan siapa-siapa menjadi sesuatu. "Untuk menggapai mimpi perju perjuangan, perjuangan perlu dikejar dengan usaha, doa, kebajikan dan energi positif," kata Retno.