Jumat , 11 Agustus 2017, 20:31 WIB

UGM Gandeng Australian National University

Rep: Wahyu Suryana/ Red: Yudha Manggala P Putra
Republika
Kampus UGM Yogyakarta/Ilustrasi
Kampus UGM Yogyakarta/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) tengah memperkuat jalinan kerja sama dengan Australian National University (ANU). Keduanya sepakat mempererat kerja sama dalam bidang pendidikan dan penelitian.

Hal itu mengemuka dari kunjungan delegasi Fakultas Biologi UGM ke ANu apda 3-4 Agustus 2017. Rombongan dipimpin Dekan Fakultas Biologi Budi Setiadi Daryono dan disambut Prof Kiarak Kirk, Dean Anu College of Medicine, Biology and Environment dan Prof Allen ROdrigo Director ANU Research School of Biology.

Dalam kunjungan itu, delegasi Fakultas Biologi UGM dan ANU Colleges of Science melakukan diskusi mendalam terkait kerjasama pendidikan, penelitian, dan pemetaan kurikulum. Hasilnya, dituangkan dalam MoU yang berfokus dalam pengembangan kerjasama akademik double degree, baik sarjana maupun pascasarjana.

Pengembangan kerja sama keduanya turut dilakukan di credit transfer dan mobilitas staff dan siswa. Selain itu, ANU Centre for Biodiversity Analysis memaparkan presentasi dengan topik Techniques in Evolutionary Analysis - Landscape Adaption to Climate Change.

Dekan Fakultas Biologi UGM, Budi Setiadi Daryono menekankan, kerja sama dengan ANU College of Science merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang telah dibuat. Sebelumnya, pada 2013 yang lalu telah diadakan kerjasama di tingkat universitas antara UGM dan ANU.

"Semoga kerjasama ini dapat meningkatkan sinergi dan reputari Fakultas Biologi UGM, khususnya di bidang akademik dan riset biodiversitas tropika Indonesia," kata Budi, Kamis (10/8).