Jumat , 19 May 2017, 14:51 WIB

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Terima 638 Mahasiswa Baru Lewat Jalur UM-PTKIN

Rep: Yulianingsih/ Red: Yusuf Assidiq
Dokumen
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) dilaksanakan serempak di PTKIN se-Indonesia, 23 Mei 2017 lalu. Di Yogyakarta sebanyak 2.768 peserta tercatat ikut UMPTKIN tersebut.

UM-PTKIN di Yogyakarta dilaksanakan di Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. UM-PTKIN dilakukan dalam bentuk Paper Based Test (PBT) dan Computer Based Test (CBT).

Melalui jalur ini, UIN Sunan Kalijaga menerima sebanyak 638 mahasiswa baru (maba). Mereka akan diterima di 24 program studi yang disediakan melalui jalur tersebut.

Ketua Admisi UIN Sunan Kalijaga, Ridwan, menjelaskan pengumuman hasil seleksi melalui jalur UM-PTKIN dilakukan Jumat (19/5) pukul 00.00 WIB secara serempak.

Pengumuman dilakukan melalui online di website resmi UM-PTKIN. "Calon mahasiswa bisa langsung melihat hasilnya melalui website resmi UM-PTKIN," ujarnya.

Menurutnya, pada pelaksanaan ujian PBT pada UM-PTKIN lalu di UIN Sunan Kalijaga menempati empat lokasi yang berbeda dari tiga kelompok ujian. Kelompok IPA dan IPC atau campuran menempati Fakultas Syariah dan Hukum.

Sedangkan kelompok IPS berada di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, serta Fakultas Dakwah dan Komunikasi.”Ada 140 ruang yang digunakan ujian, untuk IPA 3 ruang, IPS 106 ruang, IPC 26 ruang, dan CBT lima ruang,” katanya.

Diakui, untuk ujian CBT yang berjumlah 100 peserta dilangsungkan di gedung rektorat lama UIN Sunan Kalijaga. Ujian ini diselenggarakan menggunakan komputer dengan materi uji yang sama dengan PBT.

Perbedaannya terletak pada teknik penyajian yang tidak lagi menggunakan kertas (paperless), baik untuk naskah soal maupun lembar jawaban. Tipe ujian CBT hanya ada pada PTKIN tertentu dengan kuota peserta terbatas.