Kamis , 18 Mei 2017, 00:35 WIB

Rektor Unisba Titipkan Kepemimpinan Ala Rasul ke Calon Rektor

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Dok Republika
Rektor Unisba Thaufiq Bosoirie
Rektor Unisba Thaufiq Bosoirie

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar dialog pemaparan visi dan misi calon rektor, di Aula Unisba, Rabu (17/5). Saat ini, masa kepemimpinan Rektor Unisba Thaufiq Boesorie akan berakhir tak lama lagi. Dua  calon rektor, menjelaskan visi dan misinya dalam acara debat tersebut kepada civitas akademika Unisba.

Kedua calon rektor yang akan bersaing tersebut adalah Rakhmat Ceha yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor I Unisba dan Edi Setiadi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Unisba.

Dalam kesempatan itu, Rektor Unisba Thaufiq Boesoirie menitipkan kepemimpinan cara rasul kepada kedua calon rektor. Yakni, dalam mengemban jabatan, Rasulullah menganggapnya sebagai sebuah amanah. Jadi, amanah tersebut harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

"Rasulullah, menjadi rahmatan lil alamin dalam memimpin. Yakni, menegakan yang makruf dan mencegah yang mungkar," ujar Thaufiq saat memberikan sambutan.

Menurut Thaufiq, pemimpin yang baik juga harus membangun loyalitas dan mau belajar dari kesalahan. Serta, bersedia menerima kritikan. Pemimpin yang baik juga, harus bijaksana dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Saat memberikan pemaparan, Rakhmat mengatakan, pencalonannya sebagai rektor sebagai sebuah amanah. Oleh karena itu, Ia akan menunaikan amanah tersebut dengan sebaik-baiknnya. Rakhmat berharap, kalau menjadi rektor nantinya bisa menjadikan kampus Unisba semakin berdaya saing.

"Saya juga ingin dibentuk pusat halal Unisba bahkan bisa menjadi pusat halal di Indonesia," kata Rakhmat. Ia pun ingin menghidupkan gerakan shalat berjamaah dan gerakan kampus bersih.

Sementara Edi Setiadi tertarik mengukuti pemilihan rektor Unisba karena terpanggil untuk mengembangkan Unisba. Dengan menjadi rektor, Ia akan lebih leluasa mengembangkan Unisba dibandingkan hanya sebagai dosen. "Ini sebagai ladang ibadah yang sangat luas bagi saya," katanya.

Edi mengaku, akan melanjutkan kepemimpinan Thaufiq yang meletakan dasar kedisplinan dan menegaskan semua yang dilakukan untuk Unisba berdasarkan ibadah. "Ahlakul karimah pun harus terus ditegakan dalam pergaulan sehari-hari di Unisba," katanya.