Jumat , 09 October 2015, 18:22 WIB

Gerakan UI Peduli Asap Diluncurkan

Rep: C05/ Red: Yudha Manggala P Putra
ANTARA FOTO/Rony Muharrman
Pengendara sepeda motor melintasi jalan ketika kabut asap pekat menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (4/10).
Pengendara sepeda motor melintasi jalan ketika kabut asap pekat menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, Minggu (4/10).

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK--Universitas Indonesia (UI) ikut bergerak dalam rangka mengatasi bencana asap yang belum kunjung selesai. Yaitu dengan meluncurkan gerakan UI Peduli Asap.

Koordinator UI Peduli Asap, Dr. dr. Neng Tine Kartinah, M.Kes menyatakan banyak elemen UI yang tergabung dalam gerakan ini. Mulai dari pihak rektorat dan juga lembaga mahasiswa di UI. "Jadi kita kompak bersatu padu tergabung dalam satu tim," jelasnya di Kampus UI, Jumat (9/10).

Dari pihak mahasiswa, ungkapnya, ada lembaga Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI dan mahasiswa pecinta alam (mapala). Selain itu terdapat juga Mahasiswa Kedokteran yang ikut bergabung. Adapun dari pihak birokrasi kampus diwakili oleh personil dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat UI.

Neng menyebutkan UI Peduli Asap terdiri dari berbagai macam jenis bantuan. Mulai dari penggalangan dana, pengiriman dokter, serta bantuan masker dan obat obatan yang akan diberikan pada daerah terkena dampak asap.

"Target pertama kita adalah daerah Riau. Kami akan kirim tim yang berjumlah 20 orang pada Rabu pekan depan," jelasnya. Di sana nantinya kita akan dirikan posko serta memantau kondisi yang ada. Setelah itu baru kita akan bagi tim untuk memberikan bantuan pada masyarakat sekitar.

Perwakilan Relawan Dari Mahasiswa Kedokteran, Fadhila Dea Safira menyatakan nanti akan ada lima dokter yang ikut. "Perinciannya yakni 2 Dokter Muda dan 3 Dokter Senior. Sedangkan mahasiswa koas juga ada namun sifatnya tentatif," jelasnya.

Terkait jumlah obat obatan yang akan disalurkan angkanya masih belum pasti. Sebab masih dalam perhitungan. Adapun yang sudah fiks adalah jumlah masker sebanyak 200an buah.

Sedangkan Perwakilan dari BEM UI, Ardiansyah, menyatakan pihaknya sudah melakukan penggalangan dana dari dua minggu yang lalu. Dia menyebutkan total dana sudah terkumpul sebanyak Rp 31 Juta. Nantinya dana ini akan langsung dibawa bersama pemberangkatan tim pada Rabu mendatang.

Bukan kali ini saja UI membuat gerakan seperti ini. Sebelumnya pada tahun 2009 sudah ada gerakan UI Peduli Gempa Padang. Dimana juga turut mengajak seluruh elemen UI dari mahasiswa hingga birokratnya.