Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Antikorupsi Perlu Diintegrasikan di Kurikulum

Sabtu, 02 Maret 2013, 21:51 WIB
Komentar : 0
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta

REPUBLIKA.CO.IDYOGYAKARTA--Pendidikan antikorupsi sebagai bentuk nyata pendidikan karakter bangsa perlu diintegrasikan ke dalam muatan kurikulum, kata pakar pendidikan dari Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Sumaryati.

"Hal itu didasarkan atas pemikiran bahwa pendidikan antikorupsi merupakan salah satu upaya bagi terwujudnya penguasaan pengetahuan yang benar, niat atau motivasi yang baik, dan tindakan yang baik dan benar," katanya di Yogyakarta, Sabtu.

Menurut dia pada seminar "Urgensi Pendidikan Antikorupsi dan Tantangannya Dalam Mewujudkan Masyarakat Madani", dengan pendidikan antikorupsi akan terlahir generasi yang memiliki kebiasaan berpikir, berniat, dan bertindak yang selalu dibingkai nilai kejujuran, generasi yang terampil membaca situasi sosial kemasyarakatan.

Selain itu juga akan melahirkan generasi yang kuat dengan prinsip-prinsip kebenaran dan kebaikan serta generasi yang tidak memikirkan untungnya diri sendiri.

"Di sinilah pentingnya pendidikan antikorupsi disosialisasikan dan dikembangkan pada semua lini masyarakat terutama generasi muda melalui dunia pendidikan. Melalui pendidikan generasi dapat dibangun dan diperkokoh karakternya," kata Ketua Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) FKIP UAD itu.

Ia mengatakan, dalam perencanaan pengembangan empat tahun ke depan Program Studi PPKn akan berupaya untuk menjadi pelopor pendidikan antikorupsi dengan mengintegrasikannya dalam Tri Darma Perguruan Tinggi.

Upaya tersebut antara lain dalam bidang pendidikan akan melaksanakan pembelajaran yang jujur dan benar dengan mengutamakan proses, kampanye pendidikan antikorupsi, merumuskan desain pendidikan antikorupsi di semua jenjang pendidikan, dan penyusunan modul pendidikan antikorupsi dengan mengembangkan kerja sama pihak terkait.

Dalam bidang penelitian secara mandiri maupun kerja sama dengan pihak terkait akan melakukan penelitian yang terkait dengan pendidikan antikorupsi. Dalam bidang pengabdian masyarakat akan melakukan sosialisasi tentang pendidikan antikorupsi secara kelembagaan untuk masyarakat maupuan kalangan pendidikan," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
1.297 reads
Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Aku pernah bertanya: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Rasulullah saw. bersabda: Orang yang kaum muslimin selamat dari lisan dan tangannya. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...

Berita Lainnya

Kuota Bidik Misi Unes 1.750 Mahasiswa