Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Dubes Arab Saudi Sampaikan Kuliah Umum di IAIN Sumatera Utara

Jumat, 01 Maret 2013, 23:35 WIB
Komentar : 0
IAIN Sumatera Utara

REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN--Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Untuk Indonesia Syekh Musthafa Ibrahim Al-Mubarak menyampaikan kuliah umum di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara, Jumat, yang merupakan salah satu bagian dari agenda kunjungannya ke provinsi itu.

Dalam kesempatan itu Mustafa Ibrahim Mubarak menyampaikan, hubungan antara Indonesia khususnya Medan dengan Arab Saudi sangat dekat dan akrab meski jarak keduanya sangat berjauhan.

''Jadi tidak hanya sebatas hubungan religius pelaksanaan ibadah haji dimana jamaah Indonesia dengan jumlah terbesar, juga pada hubungan erat yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya,'' katanya.

Menurut dia, karena kedekatan itu kedepannya kerjasama tersebut khususnya di bidang pendidikan diharapkan dapat terus mengalami peningkatan signifikan.

"Apalagi Arab Saudi memiliki banyak perguruan tinggi dan universitas kelas dunia dan menjadi destinasi terbaik mahasiswa Indonesia untuk mengkaji ilmu keislaman, Bahasa Arab dan lain sebagainya," katanya.

Menurut dia kedatangan mahasiswa Indonesia sudah menjadi hal biasa di Arab Saudi dan lazim. "Justru Arab Saudi menunggu undangan dari Indonesia khususnya IAIN Sumut guna melaksanakan kajian ilmiah mendalam. Sebab jika undangan disampaikan maka kami akan segera datang," ungkapnya.

Dia juga menyampaikan keseriusan Arab Saudi dalam peningkatan kerja sama di bidang pendidikan itu dan mengatakan dalam waktu dekat ini delegasi Arab Saudi akan berkunjung ke Indonesia. " Kalau waktunya memungkinkan maka kami akan datang kembali ke IAIN Sumut ini," katanya.

Sementara Rektor IAIN Sumut Prof Nur A Fadhil Lubis dalam kesempatan itu menjelaskan tentang profil IAIN SU yang berkembang pesat dan sedang mempersiapkan diri untuk menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) dalam waktu dekat ini.

Untuk itu kata dia dukungan Arab Saudi dalam proses perubahan status itu sangat penting dan strategis terutama untuk kajian keislaman dan Bahasa Arab.

Untuk tahun 2013 ini, lanjut rektor guna persiapan perubahan ke UIN tersebut fokus dalam pengembangan SDM melalui kunjungan ke berbagai negara guna penguatan kajian ilmiah.
"Arab Saudi merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan kunjungan itu," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
717 reads
Salah satu di antara kalian tidak beriman sebelum ia mencintai saudaranya (atau beliau bersabda: tetangganya) seperti mencintai diri sendiri. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...