Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

21 Perguruan Tinggi Ikuti Temu Karya Mahasiswa di UNS

Rabu, 13 Februari 2013, 11:35 WIB
Komentar : 0
UNS Surakarta

REPUBLIKA.CO.ID,SURAKARTA--Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Prof Dr Ravik Karsidi MS membuka 'Temu Karya Mahasiswa Desain Interior se-Indonesia' yang diikuti oleh 21 perguruan tinggi negeri maupun swasta di halaman Rektorat UNS, Selasa.

Keunggulan kearifan lokal di Indonesia cukup banyak, dan ini bisa diangkat dan dikembangkan dalam menghadapi perkembangan kemajuan mode sekarang ini khususnya untuk kemajuan dibidang properti, kata Ravik Karsidi dalam sambutannya ketika membuka acara tersebut.

Ia mengatakan untuk itu tidak ada salahnya jika para mahasiswa mulai sekarang telah mempelajari dan mengadopsi dari perkembangan yang ada itu untuk masa datang.

Menyinggung keberadaan Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS, Ravik mengatakan sangat setuju untuk dipecah menjadi dua yaitu menjadi Fakultas Budaya dan Fakultas Seni Rupa dan Interior.

Ia mengatakan bahwa untuk pemecahan tersebut saat ini telah diproses dan diharapkan tahun 2014 sudah bisa berdiri sendiri-sendiri.

"Ya kami berharap untuk tahun 2013 Fakultas Seni Rupa dan Interior di UNS sudah bisa berdiri sendiri," katanya.

Mengenai masalah pembentukan asosiasi para dosen di interior, Ravik mengatakan pihaknya juga sangat mendukung. "Sekarang ini wadah mahasiswa untuk desain interior sudah ada, maka juga sewajarnya kalau dosennya juga ada, agar dalam mengabdi itu bisa lebih profesional lagi," katanya.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
578 reads
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
FOTO TERKAIT:
VIDEO TERKAIT:
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda