Rabu, 23 Jumadil Akhir 1435 / 23 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sistem SNMPTN Berbeda, Calon Harus Mempelajarinya dengan Cermat

Selasa, 05 Februari 2013, 10:00 WIB
Komentar : 0
Pendaftaran SNMPTN 2012
Pendaftaran SNMPTN 2012

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Ketua Forum Komunikasi Sekolah dan Alumni SMA Negeri 8 Jakarta Hasahatan Manulang meminta agar calon mahasiswa memahami sistem Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013.

"Sistem SNMPTN 2013 berbeda dengan tahun sebelumnya, sehingga perlu dipelajari secara cermat oleh para calon mahasiswa," kata Hasahatan Manulang pada diskusi 'Jalan Menuju PTN 2013:Begin Your Succes Today', di Jakarta, Senin.

Diskusi diikuti para siswa kelas XII SMA, orang tua, serta pembicara dari sejumlah PTN seperti Universitas Indonesia, Universitas Pajajaran, Universitas Gajahmada, Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya, serta Universitas Brawijaya.

Menurut dia, pemahaman sistem dan kesesuaian pemilihan program studi dengan kemampuan dan minat akan menjadi kunci sukses memenbus ke PTN yang diharapkan.

Kesesuaian pemilihan program studi dengan kemampuan dan minat, menurut dia, dengan cara mencermati kapasitas jurusan di suatu PTN yang akan dipilih, tingkat persaingan, serta kemampuan calon yang ditunjukkan pada nilai raport.

Alumni SMA Negeri 8 Jakarta, menurut Hasatan, memiliki tanggungjawab moral untuk memberikan bantuan pemahaman kepada peserta didik bagaimana kiat memilih dan bisa lulus SNMPTN.

"Kami menghadirkan langsung para pimpinan PTN yang bertanggungjawab dalam proses seleksi, sehingga peserta didik bisa berinteraksi langsung," katanya.

Kepala SMA Negeri 8 Jakarta, Hajjah Nahdiana mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan para alumni sangat membantu peserta didik yang akan mengikuti SNMPTN 2013.

Menurut dia, sistem dan kiat-kiat memilih jurusn di PTN harus dipahami para siswa kelas XII secara detil agar mereka cermat menentukan pilihan PTN dan program studinya.

Sementara itu, pada website dikti.go.id, tercatat ada sebanyak 92 PTN meliputi, universitas, institut, dan politeknik.

Redaktur : Taufik Rachman
Sumber : antara
Rasulullah SAW melaknat tukang pemberi suap, menerima suap, dan menjadi perantara diantaranya(HR Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar