Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Unpad Menuju Kampus Internasional

Senin, 03 Desember 2012, 14:35 WIB
Komentar : 0
Kampus Unpad, Bandung

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di tanah air, Universitas Padjadjaran bakal menginternasionalisasi seluruh fakultasnya untuk menuju World Class University.

Wakil Rektor III Unpad, Setiawan, mengungkapkan spektrum kerja sama dengan dalam dan luar negeri mutlak diperlukan dalam internasionalisasi kampus Unpad. Pasalnya, kerjasama sebagai alat untuk meningkatkan citra institusi dan peningkatan kualitas institusi tersebut. 

Internasionalisasi pendidikan di Unpad sudah mulai terjadi dengan dibukanya beberapa universitas yang berafiliasi dan beberapa universitas yang menjalani program dual degree keluar negeri. 

"Unpad terus mengejar agar terakreditasi secara internasional dengan menghasilkan publikasi internasional, peningkatan kualifikasi dosen dan staf dan peningkatan kompetensi kelulusan,"jelasnya saat Lokakarya Internasionalisasi Fakultas di lingkungan Unpad, Senin (3/12).

Kampus yang berlokasi di Bandung dan Jatinangor ini membuka kelas untuk para mahasiswa internasional. Fakultas tersebut yakni Fakultas Kedokteran, Fakultas Kedokteran Gigi, Fakultas Farmasi, Fakultas Teknik Geologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Selain program sarjana, ada juga dari mereka yang mengikuti program profesi dan twinning.

Para mahasiswa internasional itu berasal dari Malaysia, Timor Leste, Serbia, Cina, Madagaskar, Bangladesh, Thailand, Laos, Papua Nugini, Uganda, Zimbabwe, dan Korea. Untuk menunjang kegiatan belajar mengajar, sejumlah fakultas di Unpad seperti FK, menyediakan kelas pengantar bahasa Inggris (KPBI).

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : A.Syalaby Ichsan
1.312 reads
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...