Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

RKA Sekolah Hambat Penyaluran Dana BOS

Selasa, 08 Maret 2011, 20:00 WIB
Komentar : 0
ilustrasi
ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Penyusunan Rencana dan Kegiatan Anggaran (RKA) yang begitu rumit dituding sebagai salah satu penyebab utama terlambatnya penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah ke tiap sekolah di Indonesia. Padahal Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Dalam Negeri sejak awal meminta agar penyusunan RKA tidak dibuat terlalu rumit.

"Sebenarnya pembuatan anggarannya tidak perlu dibuat terlalu rumit, masak ini ada yang membuat hingga 120 halaman," ungkap Plt Dirjen Pendidikan Dasar (Dikdas) Kementerian Pendidikan Nasional, Suyanto kepada Republika, Jakarta, Selasa (8/3).

Menurut Suyanto, sejak awal kementerian sudah menyarankan kepada Pemerintah daerah agar dalam proses penyusunan RKA cukup menyantumkan nama sekolah, jumlah murid, alamat dan nomor rekening. Akan tetapi Pemerintah Daerah, sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri, meminta data yang detail.

Lagipula di dalam petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan penyaluran dana BOS memang wajib untuk memberikan data selengkap-lengkapnya. Sehingga, Pejabat Pengelola Keuangan Daerah (PPKD) pun memerintahkan sekolah untuk mengikuti aturan yang ada. "Sebenarnya saya memahami kenapa harus detail, karena ini menyangkut dana, akan tetapi tidak perlu sedetail itu," ungkapnya.

Akan tetapi ternyata pembuatan RKA memakan waktu yang lama sehingga penyalurannya menjadi makin bertambah panjang. Belum lagi ditambah waktu menunggu adanya Peraturan Bupati untuk mengeluarkan Surat Persetujuan Pembayaran Dana (SP2D). "Padahal sudah dikeluarkan surat keputusan bersama antara Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Pendidikan Nasional untuk mempercepat ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Nasional, Mohammad Nuh telah mengultimatum Pemerintah Daerah yang masih juga menahan dana BOS. Jika tidak juga dikucurkan maka akan ada pemotongan anggaran yang skemanya sudah dibuat oleh Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendidikan Nasional dan Kementerian Keuangan.

Reporter : Ichsan Emrald Alamsy
Redaktur : Djibril Muhammad
Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jadi Khatib Shalat Ied, Teuku Wisnu: Awalnya Saya Mau Mundur
 JAKARTA -- Teuku Wisnu bertindak menjadi Khatib pada Salat Ied di Masjid Lautze, Senin (28/7). Ini merupakan kali pertama Ia melakukannya. Wisnu sendiri sempat...