Sabtu, 25 Zulqaidah 1435 / 20 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mendiknas: Akhlak Mulia Harus Jadi 'Ruh' Pendidikan

Senin, 06 Desember 2010, 10:47 WIB
Komentar : 0
Mendiknas
Mendiknas

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR--Menteri Pendidikan Nasional M Nuh mengatakan, akhlak mulai dan moralitas harus menjadi "ruh" atau spirit dalam dunia pendidikan nasional. "Akhlak mulia harus menjadi ruh pendidikan nasional kita," katanya di sela-sela mengikuti Diskusi Panel dengan tema "Membangun Indonesia Madani Berbasis Akhlak Mulia" yang digagas Panitia Muktamar V ICMI di IPB di Bogor, Minggu (5/12).

Muktamar V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang berlangsung pada 4-7 Desember dipusatkan di IICC Kota Bogor dan Pembukaannya dilakukan Wakil Presiden (Wapres) Boediono. Menurut M Nuh, akhlak mulia harus menjadi perhatian besar para pemangku kepentingan pendidikan nasional.

Dia mengajak guru, dosen, ahli dan pemerhati pendidikan, agar menjadikan akhlak mulia sebagai spirit dalam membangun dunia pendidikan. "Akhlak mulia harus menjadi ruh pendidikan nasional kita, agar luaran yang dihasilkan memiliki karakter yang baik," paparnya.

Dia menambahkan, akhlak mulia harus dijadikan seperti oksigen. Ia harus dimasukkan dalam semua mata pelajaran. Dengan menjadikan akhlak sebagai oksigen yang masuk dalam semua mata pelajaran, ia berharap para peserta didik akan menginternalisasi nilai-nilai moralitas dan akhlak mulia dalam kehidupannya.

"Penanaman akhlak sebagai ruh dan oksigen pendidikan, diharapkan akan mendorong terwujudnya luaran yang berkarakter," demikian M Nuh.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : antara
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...