Thursday, 8 Zulhijjah 1435 / 02 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kerja Sama Pendidikan dengan AS Untungkan Indonesia

Thursday, 11 November 2010, 05:50 WIB
Komentar : 0
Amerika Serikat
Amerika Serikat

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK--Pengamat pendidikan Dr Asep Komar, menilai kerja sama bidang pendidikan Amerika Serikat-Indonesia sangat positif, karena bisa mendorong terwujudnya pendidikan nasional yang berkualitas. "Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia banyak positifnya, dan di antaranya adanya kerja sama bidang pendidikan," katanya di Rangkasbitung, Rabu (10/11).

Namun, ia mengaku belum mengetahui bentuk kerja sama itu, apakah melalui pemberian beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar di Negara Paman Sam itu, atau dalam bentuk lain. Sebab pada zaman orde baru banyak mahasiswa Indonesia yang belajar di Amerika Serikat, melalui program beasiswa tersebut.

"Apapun bentuknya, tapi saya yakin kerjasama ini sangat positif untuk kemajuan pendidikan di Indonesia," katanya. Menurut dia, selama beberapa tahun terakhir kerja sama bidang antara pendidikan Indonesia dengan Amerika Serikat melemah, bahkan relatif tidak berjalan.

Akibatnya, jumlah mahasiswa yang belajar di Amerika menurun drastis, terlebih negara Indonesia dikenakan embargo. Dengan adanya kerja sama pendidikan, menyusul kedatangan Obama ke Indonesia, maka ke depan akan banyak masyarakat yang belajar di Amerika Serikat.

Pengamat pendidikan dari Universitas Tirtayasa Serang Boyke Pribadi, mengatakan Indonesia diuntungkan dengan adanya kerja sama bidang pendidikan ini, karena ke depan bisa "melahirkan produk" pendidikan yang bermutu dan berkualitas. "Saya sangat mendukung kerja sama bidang pendidikan Amerika-Indonesia ini, karena akan membawa dampat positif pada duna pendidikan nasional," katanya.


Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : antara
Rasulullah saw. bersabda: Janganlah engkau berdusta mengatasnamakan aku, karena sesungguhnya orang yang berdusta atas namaku, maka ia akan masuk neraka.(HR. Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar