Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Nostalgia Kereta Api Bersama Thomas and Friends

Selasa, 19 Oktober 2010, 00:40 WIB
Komentar : 0
Kereta Api
Kereta Api

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--"Bunyi kereta api tut/tut/tut// Siapa hendak turun// Ke Bandung / Surabaya // Bolehlah naik dengan percuma // Ayo temanku lekas naik Keretaku tak berhenti lama//," Penggalan lagu berjudul 'Naik Kereta Api' sempat popular dikalangan anak-anak Indonesia. Saat itu, kereta api merupakan moda transportasi idaman dikalangan anak-anak.

Popularitas itu disimbolkan dengan hadirnya prototipe monorail pertama Indonesia yang kini menjadi salah satu anjungan Taman Mini Indonesia Indah. Sayangnya, seiring dengan memburuknya pelayanan dan fasilitas kereta api di tanah air, lagu 'Naik Kereta Api' bak tenggelam ditelan zaman.

Anak-anak masa kini mulai melupakan kereta sebagai moda transportasi yang menyenangkan. Kebanyakan dari anak-anak cenderung berpikir sulit untuk menikmati pemandangan berupa hamparan sawah yang menguning, gunung-gunung yang menjulang tinggi dan tiupan angin sepoi-sepoi.

Betapa tidak, pemandangan yang dinikmati anak-anak zaman sekarang hanyalah ramai riuh pedagang kaki lima dan tumpukan penumpang yang tidak kebagian tempat duduk. Kondisi itu diperparah dengan semrawutnya fasilitas perkeretaapian tanah air.

Berangkat dari kondisi itu, penerbit Erlangga melalui buku Thomas and Friends menggelar acara bertajuk 'Lebih mengenal Kereta Api Bersama Thomas anda Friends'. Pengenalan itu coba direpresentasikan melalui tokoh kartun berbentuk kereta api yang diberi nama Thomas. Tokoh Thomas begitu populer di Inggris. Tokoh rekaan ini merupakan hasil karya REv W. AUdry, pakar kereta api negeri Ratu Elizabeth. 

"Kami ingin mengajak anak untuk lebih mengenal moda transportasi kereta. Selama ini kereta cenderung kalah populer ketimbang Busway," papar Manager Marketing Erlangga, L Sukirno kepada Republika.co.id disela acara yang berlangsung di Museum Transportasi, Taman Mini Indonesia Indah, baru-baru ini.

Sukirno menambahkan pihaknya berharap melalui acara ini, kereta kembali menjadi moda transportasi favorit anak-anak. Selama acara berlangsung, anak-anak disuguhi beragam acara seperti pengetahuan sistem transportasi tanah air, lomba Mewarnai Thomas & Friends, dan Story Telling Thomas & Friends.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Djibril Muhammad
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...