
REPUBLIKA.CO.ID,BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tahun anggaran ini menyiapkan dana sebesar Rp 600 juta untuk sekolahkan guru yang belum sarjana hingga menempuh sarjana.
"Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) menganggarkan sebesar Rp600 juta untuk membiayai guru melanjutkan studi hingga menempuh sarjana, demi meningkatkan kualitas guru itu," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Bantul, Maman Permana di Bantul, Jumat.
Menurut dia, pihaknya menargetkan tenaga pendidik atau guru pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Bantul yang masih bisa melanjutkan studi, akan dibiayai hingga menjadi sarjana pada 2011 mendatang. "Kami optimistis pada 2011 mendatang mereka akan menjadi sarjana, tenaga PNS di lingkungan Pemkab yang belum sarjana akan dibiayai untuk melanjutkan studi," katanya.
Menurut dia, berdasarkan data dari BKD, guru PNS yang merupakan lulusan sekolah pendidikan guru (SPG) yaitu 942 orang, lulusan Diploma I sebanyak 75 orang, Diploma II sebanyak 1.858 orang, Diploma III sebanyak 405 orang.
Ia mengatakan, sedangkan lulusan Sarjana 4.062 orang dan Pascasarjana 134 orang, dan saat ini sebagian dari mereka tengah melanjutkan studi hingga ke jenjang berikutnya. "Tahun ini Pemkab prioritaskan kepada lulusan Diploma III untuk dibiayai melanjutkan studi hingga ke jenjang sarjana, sehingga diharapkan guru tersebut semakin profesional dan menguasai materi," katanya.