Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

SMA 6 dan 70 Dapat Pelatihan ESQ Gratis

Senin, 01 Oktober 2012, 15:37 WIB
Komentar : 0
Antarafoto
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Musliar Kasim

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siswa SMA Negeri 6 dan 70 Jakarta yang kerap terlibat tawuran akan mendapat pelatihan emotional and spiritual quotient (ESQ) secara gratis. Pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berjanji akan segera menindaklanjuti adanya rencana ini guna mencegah berulangnya tawuran antarkedua sekolah tersebut.

"Siswa dari dua sekolah ini akan diberi pendidikan ESQ dari pakarnya langsung, yaitu Ary Ginanjar," ujar Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim, Senin (1/10).

Adanya pelatihan ini dimaksudkan untuk menyadarkan siswa sehingga menimbulkan rasa penyesalan terhadap perbuatan tidak terpuji yang telah dilakukan. Musliar menyebut langkah jangka pendek yang dilakukan difokuskan pada mental para siswa.

"Kami ingin memunculkan kesadaran dan penyesalan terlebih dulu," katanya. Barulah setelah kondisi stabil, sanksi terhadap para siswa yang terlibat tawuran akan diberikan.

Pihaknya menghimbau masyarakat turut membantu pemulihan kondisi mental para siswa kedua sekolah ini. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak menggeneralisir perilaku siswa di sekolah Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). "Itu tidak bijak, kasihan sekolah berlabel RSBI lainnya, kan tidak semua RSBI begitu," ujar Musliar.

Tak bisa dielakkan, pascatawuran antar SMA 6 dan 70, pihak Kemendikbud mendapat masukan agar mau menurunkan status sekolah yang terlibat. Namun begitu, hingga kini, Kemendikbud belum memutuskan. "Yang penting sekarang adalah bagaimana melakukan mediasi dan rekonsiliasi antardua sekolah tersebut," katanya.

Reporter : Qommarria Rostanti
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.388 reads
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda