Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Guru PAUD Nonformal Juga Butuh NUPTK

Senin, 10 September 2012, 20:42 WIB
Komentar : 0
Antara/Arief Priyono
Sejumlah anak-anak dari perwakilan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) mengikuti lomba mewarnai.
Sejumlah anak-anak dari perwakilan lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) mengikuti lomba mewarnai.

REPUBLIKA.CO.ID, PADALARANG - Pemerintah daerah diharapkan lebih  memperhatikan  penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga guru PAUD.

Pasalnya PAUD dinilai memiliki peran strategis  dalam  pelaksanaan pendidikan anak usia dini. Pandangan ini ditegaskan Bunda PAUD Kab. Bandung Barat (KBB), Hj. Elin Abubakar, dalam acara silaturahmi yang berlangsung di Ciburuy, Senin  (10/9).

"Penyelenggaraan PAUD dan gurunya adalah mereka yang terpilih melaksanakan  tugas mulya dan termasuk orang yang mengamalkan ilmu untuk orang lain," kata Hj. Elin dihadapan para guru PAUD se Kab. Bandung Barat.

Sehubungan dengan hal tersebut, Hj. Elin juga konsen untuk mendorong pemerintah daerah untuk memperhatikan  guru PAUD yang secara langsung akan menumbuhkan motivasi. Seperti halnya harapan sebagian besar guru PAUD untuk mendapatkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

"Bantuan dari pemerintah memang sudah ada dalam bentuk fasilitas dan insentif untuk menunjang pendidikan baik dari pusat, provinis dan juga pemerintah daerah. Disisi lainnya juga peran serta guru PAUD harus kita perhatikan," katanya.

Di tengah tugasnya mendidik anak, guru, imbuh Elin menekankan, juga harus meningkatkan kualitasnya agar proses penyelengaraaan pendidikan berjalan sesuai dengan yang diharapkan. "Kita minta Dinas Pendidikan untuk memperhatikan pekembangan baik fasilitas maipun kualitas penyelenggaraan pendidikan PAUD," ujarnya.

Reporter : Rachmita Virdani
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar