Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Sunday, 6 Sya'ban 1439 / 22 April 2018

Foke: Wajib Belajar 12 Tahun tak Ada Kaitan dengan Pilkada

Rabu 01 August 2012 21:17 WIB

Red: Taufik Rachman

Kartu gratis wajib belajar

Kartu gratis wajib belajar

Foto: agung fatma putra

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo membantah kegiatan peluncuran Kartu Gratis Wajib Belajar (Wajar) 12 Tahun, bertujuan meningkatkan popularitas menjelang Pemilukada DKI 2012 putaran kedua.

"Kenapa diluncurkan pada Rabu (1/8), karena merupakan program kontinyu Pemprov DKI dalam dunia pendidikan," katanya seusai meluncurkan Kartu Gratis di SMKN 13 Rawa Belong, Jakarta Barat, Rabu.

Ia mengatakan, peluncuran Kartu Gratis Wajib Belajar 12 Tahun merupakan bagian komitmen Pemprov DKI untuk memberikan pendidikan berkualitas bagi peserta didik di Jakarta.

"Pungutan mengatasnamakan biaya investasi dan operasional kepada siswa tidak dibenarkan lagi. Tetapi, kalau pungutan biaya personal atau diluar kedua hal itu dibenarkan," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pelaksanaan program gratis wajib belajar 12 tahun untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dari lulusan SMA dan SMK.

"Sehingga lulusan SMA atau SMK di masa mendatang dapat memenuhi kebutuhan pasar kerja yang tersedia di Ibukota," ungkapnya.

Ia menambahkan, alokasi dana yang cukup besar untuk siswa SMK karena menjadi arus utama dari pendidikan di Jakarta.

"Sehingga siswa tidak sekadar menikmati pendidikan gratis, tetapi juga dapat menambah motivasi untuk mendorong dirinya belajar lebih keras lagi," tambahnya.

Sumber : antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES