Friday, 28 Muharram 1436 / 21 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Olimpiade Sains Nasional Ciptakan Generasi 'Emas'

Friday, 29 June 2012, 13:36 WIB
Komentar : 1
Antara
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011
Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2011

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK - Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Suyanto menyatakan, penyelenggaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Ke-XI di Kota Pontianak diharapkan menciptakan generasi "emas" agar Indonesia lebih maju lagi dimasa mendatang.

"Di era globalisasi penuh dengan persaingan antarbangsa semakin ketat, terutama dibidang ekonomi serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) sehingga Indonesia perlu generasi 'emas' atau generasi yang siap bersaing dengan negara-negara di dunia," kata Suyanto saat menghadiri pembukaan OSN ke-XI di Pontianak, Jumat (29/6).

Ia menjelaskan, hanya negara yang unggul dalam bidang ekonomi dan iptek serta didukung nilai-nilai budaya yang kondusif yang bisa mengambil manfaat besar dari persaingan global tersebut. Nilai budaya yang kondusif dimaksud adalah karakter bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur, sopan santun, kerja keras, ulet, disiplin, dan jujur.

"Kejujuran akan memberikan warna tersendiri pada mutu pendidikan dan sumber daya manusia, yakni membuahkan prestasi dengan mengedepankan harga diri," ujarnya.

Dengan penyelenggaraan OSN mulai 29 Juni hingga 4 Juli 2012 tersebut bisa digunakan sebagai arena dalam membangun kejujuran agar prestasi yang dicapai merupakan prestasi sejati. "Untuk mengembangkan sifat jujur tersebut, ada beberapa ranah yang harus dikembangkan sejak dini, seperti logika, etika dan estetika," kata Suyanto.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Cornelis mengharapkan, penyelenggaraan OSN di Kota Pontianak dapat berjalan secara jujur tanpa ada kecurangan dari pihak panitia, juri maupun peserta. "Dengan diselenggarakannya OSN juga untuk memotivasi dan mengukur prestasi anak didik dan para guru-guru yang ada agar lebih berprestasi lagi," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Cornelis juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang telah mempercayai Kalbar sebagai tuan rumah penyelenggaraan OSN Ke-XI. Kepala Dinas Pendidikan Kalbar Alexius Akim menyatakan, Kalbar menargetkan bisa meraih juara dalam empat cabang perlombaan, yakni fisika, biologi, matematika dan IPS.

"Selain menargetkan sukses sebagai tuan rumah, tentu pemerintah daerah juga ingin sukses berprestasi dalam ajang tingkat nasional ini," katanya.

OSN ke-XI akan diikuti 33 provinsi dengan jumlah peserta sekitar 396 orang, pendamping 132 orang atau secara keseluruhan sebanyak 528 orang. "Kemudian ditambah panitia pusat 20 orang, juri 28 orang sehingga keseluruhan pesertanya sebanyak 606 orang," kata Akim.

Ia berharap, dengan ditunjuknya Kalbar sebagai tuan rumah bisa menambah semangat bagi sekolah-sekolah yang ada di provinsi ini untuk berprestasi di bidang sains.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Para Pengemudi Diminta Persiapkan Diri Terkait Kenaikan Tarif Penyeberangan
JAKARTA -- Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) untuk premium dan solar juga berdampak pada lintas penyeberengan. Tarif untuk menyeberangan akan naik dengan jumlah...