Thursday, 4 Syawwal 1435 / 31 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Beberapa Sekolah di Jember Minim Siswa

Wednesday, 27 June 2012, 16:49 WIB
Komentar : 0
Antara
Penerimaan siswa baru (ilustrasi)
Penerimaan siswa baru (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER - Beberapa sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, kekurangan siswa dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2012.

Kepala Bidang SMP, SMA dan SMK Dinas Pendidikan Jember Tatang Priyanggono, Rabu mengatakan, beberapa sekolah yang kekurangan siswa tersebut berada di kawasan pinggiran seperti di Kecamatan Tanggul, Sukowono, Sumberjambe, dan Arjasa.

"Hari ini, seluruh peserta PPDB di SMP dan SMA mengikuti ujian tulis untuk menentukan lolos atau tidaknya siswa yang bersangkutan di sekolah pilihan pertama karena hasilnya akan dijumlah dengan nilai ujian nasional (UN)," tuturnya.

Beberapa sekolah yang kekurangan siswa antara lain SMA Negeri 5 Jember, SMA Negeri 1 Mumbulsari, SMA Negeri Pakusari, SMA Negeri Rambipuji, SMA Negeri 1 Tanggul, SMK Negeri 3 Jember, SMK Sumberbaru, SMP Negeri 9, dan SMP Negeri 13.

"SMA Negeri 5 Jember kekurangan empat siswa dari jumlah pagu sebanyak 228 kursi, SMA Negeri 1 Mumbulsari kekurangan 91 siswa dari pagu 160 kursi, dan SMK Negeri 3 Jember kekurangan 85 siswa dari pagu 348 kursi, sehingga sekolah itu diberi kewenangan untuk membuka pendaftaran lagi sesuai dengan pagunya masing-masing," bebernya.

Menurut Tatang, sejumlah sekolah yang kekurangan siswa tersebut dapat membuka pendaftaran gelombang kedua, setelah hasil ujian tulis PPDB diumumkan oleh Dinas Pendidikan Jember. "Sekolah yang kekurangan siswa tidak perlu menggelar ujian tulis PPDB, sehingga peserta bisa masuk langsung ke sekolah yang bersangkutan sesuai dengan pilihan masing-masing siswa," tuturnya.

Ia menjelaskan faktor yang menyebabkan sekolah tersebut kekurangan siswa antara lain banyak siswa dari kawasan pinggiran yang mencoba mendaftar di sekolah kawasan kota, dan sebagian sekolah menambah kuota atau pagu PPDB tahun ini.

"Penambahan pagu di masing-masing sekolah berdasarkan evaluasi PPDB tahun lalu, sehingga pihak sekolah menambah rombongan belajar pada PPDB tahun ini dan hal itu tidak ada masalah, asalkan fasilitasnya mencukupi," paparnya.

Peserta PPDB yang tidak diterima di sekolah pilihannya, lanjut dia, dapat mendaftar di sejumlah sekolah yang kekurangan siswa dengan menggunakan nilai akhir dari nilai UN dan ujian tulis yang sudah dimiliki siswa.

"Seluruh peserta PPDB sudah mengikuti ujian tulis, sehingga nilai itu dijadikan acuan untuk PPDB gelombang kedua di sekolah yang kekurangan siswa," katanya, menambahkan.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Awas.. Ada Pocong di Monas
 JAKARTA -- Buat Anda yang ingin berkunjung ke Monas berhati-hatilah. Karena akan ada pocong yang mengahampiri Anda. Upss, tapi pocong ini bukan pocong beneran...