Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

LP3i Targetkan 20 Persen Lulusannya Kerja di Luar Negeri pada 2015

Kamis, 28 Juni 2012, 11:03 WIB
Komentar : 1
LP3I

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- LP3i targetkan 2-3 tahun mendatang, 20 persen lulusannya dapat merambah peluang kerja di luar negeri.

Sebagai langkah awal LP3i menjalin kerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Presiden Direktur LP3i, Isral Nurdin, mengatakan, LP3i telah merumuskan mengenai terobosan perluasan ke pasar kerja luar negeri sejak lima tahun lalu.

Saat ini, LP3i berusaha mempercepat langkah tersebut dengan menjalin kerjasama dengan BNP2TKI. LP3i menargetkan, 2-3 tahun mendatang lulusannya dapat menguasai bursa kerja internasional.

"Paling tidak tiga tahun mendatang 20 persen lulusan LP3i sudah bisa merambah perusahaan di luar negeri. Untuk mendukungnya, kami akan melakukan beberapa perubahan pada kurikulum," kata Isral pada ROL seusai penandatanganan nota kesepahamaan LP3i dengan BNP2TKI, Selasa (26/6).

Isral menambahkan, selama ini beberapa lulusan LP3i yang bekerja di luar negeri bergerak sendiri. Kini LP3i berupaya mengakomodir keinginan para lulusan untuk bekerja di luar negeri.

"Melalui kerja sama dengan BNP2TKI kami harap bisa mendapat membantu lulusan kami yang ingin bekerja di luar," ujar Isral.

Untuk itu Isral mengatakan, beberapa langkah akan ditempuh LP3i terkait hal ini. Pertama, LP3i akan membuat tim yang akan mengidentifikasi apa saja lowongan kerja yang dibutuhkan di luar negeri. Setelahnya, mereka akan melakukan perombakan terhadap kurikulum. Selain itu, LP3i juga berencana membuat semacam kelas internasional untuk memfasilitasi mahasiswa yang ingin bekerja di luar negeri.

Nantinya melalui kerja sama ini, LP3i akan mencoba mendata dan menyesuaikan informasi lowongan kerja yang tersedia dari BNP2TKI dengan lulusan yang tersedia. Dengan ini, diharapkan akan membuka peluang lebih besar bagi para lulusan LP3i untuk bekerja di luar negeri.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Heri Ruslan
1.518 reads
Allah melaknat orang yang menyiksa hewan dan memperlakukannya dengan sadis((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  Afas Asfiyah Selasa, 3 Juli 2012, 20:07
best lah lw cam tu , i stuju bngt
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda