Tuesday, 2 Syawwal 1435 / 29 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Empat Universitas RI Ikuti Konferensi Pendidikan Internasional di Riyadh

Thursday, 12 April 2012, 11:04 WIB
Komentar : 0
Universitas Indonesia
Universitas Indonesia

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH - Empat universitas di Indonesia akan berpartisipasi dalam Konferensi Pendidikan Internasional yang akan diselenggarakan di Pusat Pameran Internasional Riyadh. Acara yang akan dimulai pada 17-20 April mendatang, berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi Arab Saudi.

"Kami berharap partisipasi empat universitas Indonesia dalam konferensi pendidikan internasional ini akan lebih meningkatkan hubungan bilateral antara Arab Saudi dan Indonesia. Kami juga mengharapkan dengan acara ini menghasilkan kerjasama kedua negara di berbagai bidang," beber Sekreteris Utama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Arab Saudi, Irvan Fachrizal,  saat ditanya mengenai acara tersebut.


Empat universitas yang akan diikutkan dalam konferensi tersebut adalah Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Gajah Mada Yogyakarta (UGM), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Islam Maulana Malik Ibrahim, Malang.

Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Arab Saudi, Muhammad Luthfi Zuhdi, membeberkan alasan pemilihan empat universitas yang mewakili Indonesia tersebut. Universitas Indonesia (UI), menurut dia adalah salah satu lembaga terbaik dan tertua di dunia pendidikan di Indonesia.

Menurut Zuhdi, UI sebagai universitas tertua sudah mempunyai pengalaman di dunia pendidikan lebih dari 160 tahun. Bahkan UI mendapat peringkat 236 dalam survei universitas terbaik dunia pada 2010 yang diselenggarakan QS World University.

Dengan adanya acara ini diharapkan hubungan bilateral antara indonesia dan Arab Saudi makin dekat. "Saat ini ikatan tersebut sedang dijalin oleh KBRI di Riyadh dengan Syed Abdurrahman Annughaimisyi, Atase Agama Islam Kedutaan Arab Saudi di Jakarta," kata Zuhdi.

Reporter : Hannan Putra
Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : arabnews.com
Apabila seseorang mengafirkan temannya, maka ucapan (yang mengafirkan) itu benar-benar kembali kepada salah seorang di antara keduanya (yang mengatakan atau yang dikatakan). ( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jadi Khatib Shalat Ied, Teuku Wisnu: Awalnya Saya Mau Mundur
 JAKARTA -- Teuku Wisnu bertindak menjadi Khatib pada Salat Ied di Masjid Lautze, Senin (28/7). Ini merupakan kali pertama Ia melakukannya. Wisnu sendiri sempat...