Senin, 21 Jumadil Akhir 1435 / 21 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Jalur Ujian Tulis SNMPTN 2013 Dihapuskan

Senin, 02 April 2012, 17:46 WIB
Komentar : 121
www.persma.com
Pengumuman SNMPTN akan dilakukan via onlines.
Pengumuman SNMPTN akan dilakukan via onlines.

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA  --  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan menghapus jalur ujian tulis pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) pada 2013. Latar belakang kebijakan ini, selain guna melakukan efisiensi waktu dan anggaran, juga sebagai pelecut untuk memperkokoh nilai rapor dan menguatkan kredibilitas Ujian Nasional (UN).

"Tujuannya adalah integrasi pendidikan nasional. Nantinya calon mahasiswa tak perlu lagi melaksanakan dua kali ujian untuk masuk ke perguruan tinggi. Setelah lulus UN, para siswa langsung bisa dipromosikan sekolah untuk mengikuti SNMPTN jalur undangan," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Djoko Santoso, Senin (2/4).

Kebijakan tersebut membuat seleksi nasional sebanyak 60 persennya melalui jalur undangan saja. Sebelumnya, kuota 60 persen ini dibagi dua dengan jalur ujian tulis. Sedangkan 40 persen seperti tahun-tahun sebelumnya diserahkan kepada tiap tiap-tiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Tahun ini jalur undangan sudah mencapai 35 persen. Oleh karena itu tahun depan diharapkan bisa 60 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 34 tahun 2010," katanya.

Djoko juga berharap kebijakan ini dapat dijadikan pelecut lebih untuk mewujudkan nilai rapor dan nilai UN yang kredibel. Seperti diketahui, jalur undangan ditentukan oleh nilai rapor dan nilai UN yang dikombinasikan. "Jika sudah berjalan tentu kita harus percaya pada nilai rapor dan UN," ujarnya.


Reporter : Fernan Rahadi
Redaktur : Dewi Mardiani
Sesungguhnya Kami telah mengutus (Muhammad) dengan kebenaran; sebagai pembawa berita gembira dan pemberi peringatan, dan kamu tidak akan diminta (pertanggungjawaban) tentang penghuni-penghuni neraka. ((QS.Al-Baqarah [2]:119))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  m ali shodikin Senin, 21 Januari 2013, 23:42
saya lulusan 2012 dan ingin masuk PTN. kalo jalur tulis dihapus saya harus masuk jalur apa? Kalo mandiri sudah tau kan kalo itu jalurnya orang berduit, sementara saya ini tak berduit. Adilkah INI.? tolong direvisi. Nilai UN dan Rapot rawan manipulasi lo Pak Menteri.
  astrina sitompul Minggu, 6 Januari 2013, 00:01
saya berharap kpda kemendikbud peraturan tersebut tolong diperbaruhi.. jadi tak bisakah orang bodoh melanjutkan perguruan tinggi negri? gak semua orang bisa masuk mahasiswa undangan.. terimah kasih..
  Tania tan Selasa, 11 Desember 2012, 22:30
Sebaiknya jika belum fix jangan buat statment yang belum REAL , jika memang itu benar adanya publikasi kan lah disertai SOLUSI nya bener* prematur nih menteri nya
  Emma Senin, 10 Desember 2012, 20:42
Menurut saya jalur undangan itu belum cukup adil, karena nilai rapor itu bisa dimanipulasi dan penilaian tiap sekolah terhadap siswanya itu berbeda-beda. memang jalur paling adil adalah snmptn tulis. bahkan kalau bisa justru undangannya yang dipersempit dg alasan yg sm diatas. terimakasih
  mey lastiar nababan Sabtu, 8 Desember 2012, 10:58
jika snmtn 2013 dihapuskan, gmna nasib anak angktn 2011-2012, yg belum kuliah???
menurut saya ini tidak adilll...