Sunday, 29 Safar 1436 / 21 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Aduh, Hasil Try Out UN Siswa Yogya di Bawah Standar, Kok Bisa?

Thursday, 08 March 2012, 15:13 WIB
Komentar : 1
Antara/Agung Supriyanto
Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) kelas enam mengikuti ujian nasional (ilustrasi).
Siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) kelas enam mengikuti ujian nasional (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Hasil try out atau uji coba pelaksanaan Ujian Nasional (UN) bagi siswa tingkat akhir di sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA) di Kota Yogyakarta ternyata belum memenuhi standar yang di tentukan. Bahkan nilai rata-rata hasil try out tersebut masih jauh dari standar yang ditargetkan Dinas Pendidikan setempat.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Yogyakarta, Edy Heri Suasana, target rata-rata hasil UN yang diharapkan pihaknya tahun ini adalah 7,5. Namun hasil try out yang sudah dilakukan di tingkat SMP dan SMA di Yogyakarta nilai rata-ratanya masih dibawah 7.

Berdasarkan data dari pelaksanaan try out, nilai rata-rata ujicoba UN siswa SMP di Yogya baru 6,54 pada try out tahap pertama. Nilai rata-rata itu bahkan turun pada try out tahap kedua hanya 6,1 saja. Nilai rata-rata ujicoba SMA kata Edy, juga masih di bawah standar karena hanya 6,2 saja.

"Masih di bawah standar memang, tetapi itu tidak menggambarkan hasil UN yang sebenarnya," terangnya usai audiensi persiapan UN dengan Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Kamis (8/3).

Pasalnya kata Edy, standar soal ujicoba UN yang dibuat oleh tim soal di Yogyakarta masih tinggi dibandingkan soal UN 2011. "Tingkat kesukarannya juga berbeda karenanya hasil try out ini tidak menggambarkan hasil UN tahun ini," ungkapnya.

Namun begitu, kata dia, pihaknya terus melakukan berbagai langkah meningkatkan persiapan siswa menghadapi UN tahun ini. Selain pendalaman materi, pihaknya juga menerapkan program sister school dan kemitraan sekolah untuk peningkatan persiapan siswa dan sekolah menghadapi UN. Program ini sudah dilakukan sejak 2010/2011 lalu.

Reporter : Yulianingsih
Redaktur : Heri Ruslan
Mimpi yang paling benar ialah (yang terjadi) menjelang waktu sahur (sebelum fajar)((HR. Al Hakim dan Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Kiprah Gamelan Sari Raras di California
CALIFORNIA -- Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto,...