Mendikbud Minta Tradisi Meneliti dan Menulis Ditingkatkan

Jumat, 24 Pebruari 2012, 17:27 WIB
Republika/Agung Supriyanto
Mendikbud Minta Tradisi Meneliti dan Menulis Ditingkatkan
Menteri Pendidikan M Nuh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, meminta kepada Direktur P2M yang baru untuk mengembangkan tradisi meneliti dan menulis di dunia pendidikan tinggi. Selain itu, Nuh juga mendorong kreativitas, inovasi, dan enterpreneurship dimulai dari sekolah.
 
"Insya Allah dengan kebijakan baru yang akan diterapkan, karya tulis dan karya ilmiah kita akan semakin tinggi (nilainya)," kata dua pejabat eselon II di lingkup Kemendikbud di Kemdikbud, Jakarta, Jumat (24/02).
 
Adapun kepada Direktur PSMK yang baru Mendikbud meminta untuk mengembangkan SMK bersamaan dengan momentum apresiasi masyarakat kepada SMK. Bersama-sama dengan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Mendikbud meminta untuk mengembangkan community college.
 
"Anak-anak SMK pun juga harus diberikan kesempatan untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi. Terus jalin kerja sama dengan industri," katanya.
 
Kepada Rektor Unpatti yang baru Mendikbud meminta agar Unpatti menjadi motor penggerak pengembangan sumber daya manusia di kawasan Indonesia Timur. "Kita dorong terus dan Insya Allah Unpatti bisa menjadi universitas terbaik di dunia, paling tidak di kawasan," katanya.
 
Para pejabat yang dilantik adalah Agus Subekti sebagai Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Dir P2M) Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud menggantikan Suryo Hapsoro Tri Utomo.
 
Berikutnya, pejabat yang dilantik adalah Anang Tjahjono dilantik sebagai Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dir.PSMK), Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kemdikbud menggantikan pejabat lama Joko Sutrisno. Pejabat lain yang dilantik adalah Thomas Pentury dilantik sebagai Rektor Universitas Pattimura, Maluku, masa jabatan 2012-2016.

Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: Fernan Rahadi
Ibnu Abbas r.a. berkata, "Pembuatan hamparan itu bukan apa-apa, itu hanya tempat tinggal yang disinggahi Rasulullah." (HR Bukhari)
Isi Komentar

Nama
Email
silahkan mengisi kode keamanan
Komentar
REPUBLIKA.CO.ID, TEGAL - Di Tegal terdapat ketupat dengan kuah santan yang kental dan terasa pedas di lidah, yang...