Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Alat Berat Jadi Program Baru di Diploma UGM

Selasa, 14 Februari 2012, 23:05 WIB
Komentar : 2
Republika
Kampus UGM Yogyakarta/Ilustrasi
Kampus UGM Yogyakarta/Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA - Program Diploma Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mulai tahun ajaran 2012/2013 membuka minat konsentrasi baru Program Alat Berat.

"Minat konsentrasi baru itu untuk memenuhi kebutuhan industri terhadap lulusan yang menguasai alat-alat berat," kata Ketua Program Diploma Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM) Wikan Sakarinto di Yogyakarta, Selasa (14/2).

Menurut dia, pembukaan minat konsentrasi baru itu bersinergi dengan industri dalam mendukung infrastruktur perkuliahan. Dengan minat konsentrasi baru ini diharapkan Program Diploma Jurusan Teknik Mesin FT UGM akan menjadi 'pilot project' bagi perguruan tinggi lain yang memiliki program studi yang sama.

"Alasan utama pendirian Program Alat Berat itu karena pasar masih kekurangan sumber daya manusia yang mampu menguasai peralatan berat. Contohnya, PT Hexindo memiliki sekitar 72.000 alat berat yang hanya dioperasionalkan 3.000 pegawainya," katanya.

Dengan demikian, menurut dia, masih banyak peluang kerja bagi lulusan alat berat tersebut. Apalagi, masih terdapat sekitar 12 perusahaan sejenis yang memiliki ribuan alat berat.

Ia mengatakan pada tahun ini program studi yang dibuka masih sebatas setingkat diploma tiga (D3) dengan dua kelas yang masing-masing terdiri atas 30 orang. Namun, pengelola Program Diploma Jurusan Teknik Mesin FT UGM secara bertahap merintis untuk jenjang diploma empat (D4).

"Senat Akademik sudah memberi persetujuan dan rekomendasi resmi agar kami mengajukan proposal membuka D4. Jika belum memungkinkan, tahun ini dibuka D3 dulu," katanya.

Instruktur Program Diploma Teknik Mesin FT UGM Triyana Novika Dewi mengatakan calon mahasiswa jurusan baru itu nanti akan mempelajari seputar mesin berat, aplikasi, dan perawatannya.

Menurut dia, jika penggunaan alat berat selama ini dioperasionalkan oleh lulusan SMK dan tenaga 'maintenance' yang dilatih oleh perusahaan dengan waktu yang cukup lama, maka dengan minat konsentrasi baru itu diharapkan hal tersebut dapat dipersiapkan lebih baik.

Oleh karena itu, Program Diploma Teknik Mesin FT UGM melalui Program Alat Berat menyiapkan secara dini lulusan yang siap terjun di lapangan. Penggunaan alat berat sebenarnya cukup mudah, tergantung frekuensi penggunaan peralatan tersebut.

"Selain itu, juga dibutuhkan 'insting' dan peralatan yang mencukupi untuk melengkapi keterampilan merawat dan menggunakan alat berat," katanya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...