Kamis, 27 Oktober 2011, 16:05 WIB

Pencairan Dana BOS Kwartal IV Lancar

Rep: Nawang Fatma Putri / Red: Djibril Muhammad
Dana BOS
Dana BOS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pencairan Dana Bantuan Operasional (BOS) kwartal akhir tahun 2011 ini dipastikan lebih lancar, dibandingkan kwartal-kwartal sebelumnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) DKI, Taufik Yudhi Mulyanto mengatakan, distribusi dana BOS untuk kwartal IV tak begitu mengalami kendala, dan saat ini sedang berlangsung.

"Tahun ini kita menggulirkan dana BOS sebesar Rp 500 miliar," ujar Taufik, Kamis (27/10). Ia mengatakan, dana yang dicairkan selama ini telah disesuaikan dengan jumlah siswa yang akan menerima bantuan. Meski begitu, menurut Taufik, jumlah pencairan dana BOS ini selalu berbeda-beda setiap triwulan.

Dana yang lebih, dituturkan Taufik nantinya akan dikembalikan lagi ke negara. Sementara untuk dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), menurut Taufik jumlahnya memang lebih besar dibandingkan dana BOS.

Untuk tahun ini saja, Disdik DKI mencairkan Rp 1,2 triliun dana BOP ke sekolah-sekolah di wilayah Jakarta. "Sejak awal Oktober kemarin sudah disebar ke sekolah-sekolah," katanya.

Dana yang digelontorkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) ini memang dituturkan Taufik lebih besar, dibandingkan tahun lalu. Tahun 2010 lalu, dana BOP hanya Rp 1 triliun. Jumlah tersebut dibagikan ke sekolah dasar (SD) hingga Siswa Menengah Atas (SMA) / Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

"Untuk siswa SD jumlah dana BOP yang diterima masing-masing siswa yakni Rp 60 ribu per siswa per bulan atau Rp 720 ribu per siswa per tahun. Sedangkan untuk SMP adalah Rp 110 ribu per siswa per bulan atau Rp 1.320.000 per siswa per tahun," kata Taufik.

Sementara untuk dana BOP yang diterima siswa SMA, yakni dari Rp 75 ribu per bulan atau Rp 900 ribu per tahun per siswa. "Semoga dengan adanya dana BOP dan BOS ini kualitas pendidikan di Jakarta akan semakin meningkat," kata Taufik.