Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wow... Rp 1 Miliar untuk Insentif Guru Swasta Bontang

Selasa, 23 Agustus 2011, 11:33 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID, BONTANG - Pemkot Bontang, Kaltim mengalokasikan dana APBD 2011 Rp 1,022 miliar per bulan untuk insentif 1.359 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Swasta (PGS) setempat serta 158 staf.

"Guru swasta dan staf tata usaha sekolah swasta di Bontang, saat ini ada 1.517 orang yang berdasarkan Peraturan Walikota Kota No 43 tahun 2009 memberikan insentif bagi guru sebesar Rp 700.000 dan staf tata usaha Rp 450.000 per bulannya," kata Ketua PGS Bontang, Baidlowi, di Bontang, Selasa (23/8).

Guru swasta di Bontang sejak tahun 2000 awal otonomi daerah telah menerima insentif atau tunjangan kesejahteraan sebesar Rp 215.000 per orang per bulan. "Beberapa tahun kemudian lalu meningkat Rp 450.000 per orang per bulan dan tahun 2009 meningkat menjadi Rp 700.000 per orang per bulan," kata Baidlowi.

Anggota KPU Kota Bontang ini yang baru setahun menjabat sebagai Ketua PGS memiliki obsesi memperjuangkan insentif bagi guru swasta akan meningkat lagi yakni satu juta per orang per bulan. Ia menjelaskan bahwa 1.359 guru swasta yang masuk data PGS selama 11 tahun, merupakan guru swasta dari TK, SD, SLTP, SLTA.

Selain insentif dari APBD Kota Bontang, guru swasta di Bontang juga mendapat insentif dari Propinsi Kaltim sebesar Rp300.000 per orang per bulan. "Jadi wewenang PGS ada di dua penyaluran insentif bagi guru swasta tersebut, plus bagi staf tata usaha sekolah swasta insentif dari APBD Bontang," ujarnya.

Dari besaran insentif tersebut dipotong untuk iuran wajib sepuluh ribu rupiah per guru per bulannya untuk operasional PGS. PGS saat ini sedang membangun workshop dan merehabilitasi auditorium.

Baidlowi menyampaikan tufoksi PGS menjalin kerjasama dengan Dinas Pendidikan, pembinaan dengan sekolah, distribusi insentif dari pemerintah kota. "PGS juga mengelar lomba cipta lagu, lomba cerita, olah raga, penelitian tindakan kelas, lomba gaya mengajar," pungkas Baidlowi.


Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
Rasulullah SAW melaknat tukang pemberi suap, menerima suap, dan menjadi perantara diantaranya(HR Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Libur Lebaran, Masyarakat Serbu Kebun Binatang Ragunan
JAKARTA -- Pada hari libur lebaran seperti ini, selain bersilaturahmi, masyarakat juga menyempatkan berwisata bersama keluarga ke tempat-tempat rekreasi. Tak terkecuali tempat rekreasi...