Sabtu, 28 Safar 1436 / 20 Desember 2014
find us on : 
  Login |  Register

IAIN Raden Fatah Terima 1.300 Mahasiswa Baru

Selasa, 07 Juni 2011, 17:33 WIB
Komentar : 1

REPUBLIKA.CO.ID,PALEMBANG ---  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang tahun akademik 2011/2012 akan menerima 1.300 calon mahasiswa baru yang akan diterima melalui seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) perguruan tinggi agama Islam negeri (PTAIN).

Pembantu Rektor I IAIN Raden Fatah Prof Dr Sirozi, Selasa (7/6) mengatakan, “Jadwal pendaftaran reguler telah dibuka sejak awal April hingga akhir Juni ini. Mekanisme pendaftaran calon mahasiswa baru dibuka melalui dua jalur, secara online dan manual. Untuk pendaftaran jalur online telah ditutup pada 1 Juni 2011 dan pelaksanaan tes akan dilaksanakan Juli 2011.”

Sirozi menjelaskan, jalur SPMB PTAIN disediakan bagi calon mahasiswa di wilayah Sumatera bagian Selatan (Sumbagsel) yang ingin masuk ke salah satu PTAIN di Indonesia, seperti Universitas Islam Negeri (UIN) Yogyakarta, UIN Jakarta, UIN Malang.

“Untuk dapat diterima di PTAIN pilihannya para peserta akan diseleksi  panitia secara nasional. “Jadi sama seperti seleksi nasional pada umumnya, para mahasiswa akan melalui tes administrasi, tes potensi akademik atau TPA, serta psikotes secara tertulis,”  katanya.

IAIN Raden Fatah menurut Sirozi selain menerima mahasiswa baru melalui jalur reguler, juga membuka penerimaan melalui jalur lainnya, yakni bidik misi (BM) atau jalur penelusuran minat dan prestasi (PMDP). “Untuk jalur BM IAIN Raden Fatah telah mengirimkan undangan khusus ke sekolah-sekolah di Sumbagsel,” tambahnya.

 

IAIN Raden Fatah Palembang 13 Nopember 1964 saat ini memiliki lima fakultas dan satu program pasca sarjana, yaitu Fakultas Syari'ah, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Adab dan Fakultas Dakwah.

Reporter : maspril aries
Redaktur : taufik rachman
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gerakan Kelompok Ekstrimis, Din: Lawan dengan Ideologi
JAKARTA -- Menghadapi kelompok ekstrimis tak cukup dengan saling mengecam. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsudin menjelaskan harus ada tanding ideologi. Ia...