Antara
Di Jatim, Kelulusan SMA Nyaris 100 Persen
Dua dari enam siswa sekolah Filial atau sekolah khusus bagi pekerja anak di Pasar Baru Banjarmasin mengikuti ujian nasional tahun 2011 di SDN Mawar 2 Banjarmasin.

Di Jatim, Kelulusan SMA Nyaris 100 Persen

Minggu, 15 Mei 2011 12:00 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tahun ajaran 2010/2011 untuk SMA di Jawa Timur mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tingkat kelulusan SMA Jatim mencapai 99,75 persen, sementara SMK mencapai 99,90 persen. Dengan tingkat kelulusan tersebut sebanyak 709 siswa SMA/SMK Jatim tidak lulus.

"Hasil UN SMA/SMK se-Jawa Timur bagus, mengalami peningkatan. Angka ketidaklulusan siswa menurun," ujar Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Harun, Ahad (15/5).

Untuk tingkat SMA, angka kelulusan Jatim meningkat dari 99,72 persen pada tahun ajaran 2009/2010 menjadi 99,75 persen pada 2010/2011. Jumlah siswa SMA yang tidak lulus sebanyak 559 orang dari 203.466 peserta UN tahun ini. Angka kelulusan tersebut juga meningkat dibandingkan pada 2008/2009 yakni 95,53 persen.

Peningkatan yang sama juga terjadi pada tingkat kelulusan siswa SMK. Pada tahun ajaran 2009/2010, angka kelulusan siswa SMK mencapai 99,77 persen. Jumlah itu meningkat pada 2010/2011 yakni menjadi 99,90 persen. Dengan angka kelulusan tersebut, sebanyak 150 siswa dari 15.277 peserta UN SMK dinyatakan tidak lulus. "Tingkat kelulusan Jatim menduduki peringkat kelima secara nasional," ujar Harun.

Menurut Harun, faktor yang mempengaruhi ketidaklulusan tersebut bukan disebabkan kurang siapnya siswa dalam menghadapi UN. Namun, siswa yang dinyatakan tidak lulus tersebut lantaran berhalangan mengikuti UN. "Ujian sekolah mereka ikuti, tapi ketika UN berhalangan hadir," ujarnya.

Untuk tingkat SMA, nilai UN tertinggi diperoleh siswa dari SMA 1 Manyar Gresik untuk jurusan bahasa. Sementara siswa SMA 1 Babat Lamongan dan SMA 1 Kedungpring Lamongan masing-masing memiliki nilai UN tertinggi untuk SMA jurusan IPA dan IPS. "Kita minta pengumuman UN tetap dilakukan sekolah Senin (16/5)," ujar Harun.

Sementara untuk kelulusan siswa SMA/SMK Kota Surabaya juga mengalami peningkatan serupa. Pada tahun ajaran 2010/2011 ini, tingkat kelulusan SMA mencapai 99,94 persen atau naik dari sebelumnya 99,63 persen. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Sahudi menyatakan sebanyak 136 siswa SMA dinyatakan tidak lulus.

Untuk tingkat SMK, angka kelulusan mencapai 99,84 pada tahun ajaran 2010/2011. Angka itu meningkat dibanding tahun sebelumnya yakni 99,72 persen. Dari tingkat kelulusan itu, terdapat 37 siswa SMK tidak lulus. Rinciannya, 36 dari SMK negeri dan satu dari SMK swasta. "Tapi jumlah siswa tidak lulus itu akan diverifikasi lagi karena masih ada siswa yang ikut UN tapi nilainya nol," ujarnya.

Koordinator pengawas UN, Ali Mufi mengungkapkan isu kecurangan seperti bocoran jawaban selama UN berlangsung ternyata tidak terbukti. Selama UN SMA/SMK, pengawasan melibatkan 9 Perguruan Tinggi Negeri se-Jawa Timur. "Ada 2.825 pengawas dari satuan pendidikan yang terlibat," sebutnya.

Ali mengungkapkan secara keseluruhan pelaksanaan UN relatif lancar. Hanya saja, percetakan UN masih perlu dievaluasi lantaran masih ada masalah keterlambatan distribusi soal. "Percetakan jangan di luar Jatim sehingga bisa lebih cepat distribusi nantinya," ungkapnya.

Redaktur: Djibril Muhammad
Reporter: C01


5195 reads

ABU NAFIS, Minggu, 19 Juni 2011, 16:36

ALHAMDULILLAH...lega sdh penantian pra ortu..
SEMOGA apa yg telah di usahakan oleh putra putri kita BERMANFAAT bagi dirinya kelak.....
apapun hasil nya...jangan kecewakan DIA...krn
DIA tlh brusha....tetap puji dan beri semangat...

Balas
itaa cee tukiyem, Senin, 16 Mei 2011, 08:30

kita sangat berbangga diri karena nilai kelulusan mningkat di banding nilai unas sebelumnya....

meskipun ini tahun prcobaan tapi buktinya kita bisa llus dengan hasil yang memuaskan.....
ttetap semangat.......

Balas
herkhan, Senin, 16 Mei 2011, 07:08

selamat ya bagi teman-teman yang lulus ujian nasional,,,,
dan bagi yang ndk lulus UAN sabar ya jangan putus asa karena masih ada waktu untuk ujai lagi,, OK
1 pesan saya,,,,
belajar dengan baik ya,,,,
dengan IMAN,ILMU KITA BERJUANG,,
YAKIN USAHA SAMPAI,,

Balas
aftoenn.., Senin, 16 Mei 2011, 02:07

alhmdllh jawa timur sekarang nilai siswa yang tidak lulus semakin berkurang, smga dtahun dpn bisa meningkatkan kinerjanya...{amiieen}

Balas
wien, Minggu, 15 Mei 2011, 21:52

kata Miing indonesia timur (NTT dkk) paling jujur karena tingkat kelulusannya terendah.. kalau jawa timur hampir semuanya lulus berarti apa ya.. emang pintar semua siswanya kali ya? mudah-mudahan bukan karena pada pintar berbohong.

Balas
Isi Komentar





atau login dengan Mahaka ID Anda